Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
TV biasa yang kita tonton adalah TV analog yakni sebuah system dengan sinyal yang memiliki frekuensi dan amplitude untuk merepresentasikan gambar dan suara. Namun sejak tahun 1996 sampai sekarang di abad 21 ini, TV mulai dikembangkan menggunakan sinyal digital yaitu rangkaian 0 dan 1 yang biasa disebut DTV atau Digital Television. Semua hal yang berhubungan dengan DTV menggunakan system digital, yaitu transmisi digital, camera digital dan receiver digital. Mungkin kita sudah sering mendengar tentang TV Satelit dan TV Kabel digital, tetapi sebenarnya kedua TV tersebut tidak termasuk TV Digital karena kedua TV ini masih menggunakan sinyal analog yang diubah menjadi sinyal digital untuk ditransmisikan kemudian mengubahnya kembali menjadi sinyal analog agar bisa dilihat oleh pemirsa.
Selain DTV ada juga HDTV (High
Definition Television) dan SDTV (Standard
Definition Television) yang masing-masing memiliki
perbedaan. HDTV bekerja dengan sinyal analog, mempunyai
layar yang cukup lebar, berisi piksel 10 kali lebih
banyak dari TV analog, dan resolusinya pun lebih tinggi
dari TV analog. Sedangkan SDTV mempunyai resolusi lebih
rendah, SDTV hanya mampu menampilkan 480 baris
vertikal, dan kualitas gambarnya setara dengan
film-film DVD. Akan tetapi keunggulan SDTV adalah
kemampuan stasiun TV untuk mengirimkan informasi karena
dibandingkan dengan HDTV, SDTV tidak terlalu banyak
memakan bandwith. Dalam satu kali pengiriman program,
SDTV mampu mengirim lima program sekaligus sedangkan
HDTV hanya satu program. Minat terhadap HDTV pun sangat
sedikit sehingga dapat dipastikan jumlah pemirsa pun
akan sedikit, alasannya karena harganya lebih mahal dan
stasiun atau produsen belum memproduksi konten digital
se-standar HDTV begitu juga dengan para pembuat iklan,
mereka akan berpikir dua kali lipat untuk membuat iklan yang layak
ditayangkan pada HDTV karena biaya yang dikeluarkan
10-20 % lebih banyak.
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

