Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Jika kita mendengar berita bahwa Google berambisi menguasai pangsa iklan di Internet, atau menguasai pangsa data center, atau bahkan pangsa peta satelit online, mungkin itu sudah bukan hal baru di teling kita. Tetapi bagaimana jika yang kita dengan adalah ambisi terbaru Google untuk menguasai pangsa telepon seluler? Tentunya hal ini akan benar-benar menjadi berita baru dari sederetan ambisi Google selama ini.
Google mempunyai alasan cukup kuat untuk
melirik pangsa ini, karena perkembangan teknologi telepon
seluler sewasa ini sudah bukan merupakan evolusi lagi,
melainkan sebuah revolusi. Babak baru dalam dunia
telekomunikasi nirkabel ini terus bergulir dengan
cepat. Jika sekarang seseorang mempunyai PC di rumah,
dan notebook
untuk ke kantor atau kuliah, serta berkomunikasi
melalui telepon seluler. Maka pergerakkan yang kemudian
terjadi sekarang adalah, orang mulai berpikir bagaimana
menyatukan semuanya dalam satu genggaman. Sebenarnya
hal tersebut telah mulai dipenuhi dengan munculnya
PDA/smartphone, di mana seseorang dapat
merangkum semua kebutuhan komputasinya dalam satu
genggaman. Dan perkembangan inilah yang membuat Google
berambisi untuk menguasai pangsa ini.
Sebenarnya niat Google untuk berekspansi ke bidang seluler telah tercium sejak awal tahun 2005 lalu, saat Google mengakuisisi sebuah perusahaan software mobile bernama Android. Pengembang software ini sendiri, saat ini ditunjuk sebagai pengembang Android di Google. Android sendiri dirancang sebagai sebuah software seluler open source berbasis Java, dalam jaringan 3G dengan teknologi GPS.
Namun satu hal yang mengherankan dari Google adalah pada saat peluncuran Android sendiri. Ternyata peluncuran sistem operasi seluler ini digawangi oleh 34 perusahaan software maupun semi konduktor yang tergabung dalam OHA (Open Handset Alliance). Jawabannya mungkin tak akan jauh berbeda dengan ekspektasi Google dari industri Internet selama ini, yaitu pangsa iklan. Apa yang membuat Google bersemangat mengembangkan Android ternyata adalah kecenderungan akan berpindahnya minat masyarakat dalam mengakses Internet, dari PC atau notebook ke handphone. Dengan begitu tak pelak lagi semua iklan online maupun belanja online juga akan berpindah ke perangkat genggam ini. Itulah salah satu alasan cerdas Google dalam mengembangkan Android. Google sendiri menyatakan kepada CNET bahwa Android baru akan diluncurkan ke pasar pertengahan tahun 2008 yang akan datang.(dna)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com
Berikan komentar
Komentar (2 dimuat)
-
Ditulis oleh dyeeah, 15 Agustus, 2008 05:36:11aku sangat enyukai dengan semangat berpikir mereka. semoga indonesia akan akan bisa selalu bepikir maju dan malah lebih baik dari mereka dengan open source milik kita sendiri.





Muka |

