Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Lubang keamanan di aplikasi email iPhone dan web
browser Safari dapat digunakan hacker untuk membohongi
pengguna untuk masuk ke situs yang mengandung kode
jahat atau spammer membanjiri inbox dengan junk
mail, ujar pakar keamanan kemarin.
Aviv
Raff, pakar keamanan, mengatakan bahwa dia melaporkan
ada 3 bugs yang berbeda ke perusahaan Apple 2 minggu
yang lalu, dua bugs di iPhone mail dan lainnya di
browser Safari.
Apple telah menyatakan bahwa
dua lubang keamanan di Mail merupakan masalah keamanan,
Namun, Apple menolak bahwa masalah pada browser
merupakan lubang keamanan, dimana di bulan Mei, saat
masalah itu disebut dengan “carpet
bomb” bukan masuk ke masalah keamanan. Baru,
satu bulan kemudian, Apple membuat patch untuk
mencegah jenis serangan yang telah diutarakan oleh Raff
dan pakar keamanan lainnya.
“Dengan
membuat URL khusus dan mengirimnya melalui pesan
di e-mail, seorang penyerang dapat meyakinkan pengguna
bahwa URL yang tertampil tersebut merupakan URL
terpercaya, contohnya bank, PayPal atau situs
social networking,” ujar Raff dalam
blognya, Rabu kemarin.
Saat ini, karena
patch belum tersedia, Raff meminta para pengguna untuk
menahan diri dari link yang ada dalam pesan e-mail yang
tidak dikenal. Jika para pengguna ingin terbebas
spam, Raff merekomendasikan pengguna untuk tidak
memakai aplikasi email di iPhone sama sekali Raff tidak
ingin membahas detail teknis mengenai tiga bugs dalam
interview, dia tidak akan memberitahukan semua detail
teknis sampai Apple membuat patch-nya. Namun
saat ditanya mengenai masalah di Mail dan Safari
kemungkinan berhubungan dengan masalah penanganan
protocol, Raff mengatakan,”Tidak, tidak berkaitan
dengan penanganan protocol.”
Masalah
spam yang ada di Mail merupakan “masalah desain
dasar” yang membuat account email lebih mudah
diserang, Raff berkata,”Saya tidak dapat
mengatakan lebih mengenai masalah ini, karena dapat
memperlihatkan masalah yang sebenarnya
.”
Bug tersebut telah ada dalam software
Mail milik Apple di versi sebelumnya dan telah
ditambal, ujar Raff.
Namun, sampai saat ini, Apple
tidak langsung menanggapi permintaan konfirmasi dari
laporan Raff.
Penulis :
Arief Lukman
FTI - Universitas Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

