Posted: 10 Juli 2009 14:11:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 671 kali

Minggu ini sepertinya adalah minggu yang buruk untuk Korea Selatan, karena adanya serangan cyber, yang dipercaya berasal dari 16 negara yang berbeda . Hal tersebut disampiakan oleh agen mata-mata Seoul, Jumat (10/7) ini, seperti yang dilansir dari Ciol.com. Menurut National Intelligence Service (NIS), serangan diketahui dari hasil pelacakan 86 alamat protocol Internet dari 16 negara, termasuk United States, Jepang dan China.
Sementara pihak Korea Utara, memberikan konfirmasi dari NIS bahwa Korea Utara tidak termasuk dalam 16 negara yang telah menyerang Korea Selatan. Sedangkan menurut agen mata-mata Korea Selatan, yang dilansir dari Ciol, terungkap bahwa komite parlement percaya bahwa komunis Utara atau simpatisannya mungkin yang berada di balik cyber attack website pemerintah Korea Selatan.
Selain itu, juga terdapat gelombang ketiga cyber attack yang terjadi Kamis (09/7) sore, memblokir akses ke website resmi dan private Korea Selatan. Sementara itu, menurut Departmen Pertahanan United States juga mengklaim bahwa website resmi White House dan Pentagon mengalami serangan di awal minggu ini. Masih dari sumber yang sama, hacker diduga telah menanamkan virus atau yang disebut “distributed denial of service” di ribuan komputer di Korea Selatan dan sekitarnya. DDoS tersebut diprogram untuk menginfeksi website tertentu di US dan Korea Selatan dalam waktu tertentu.(h_n)
Komentar Anda