Ratproxy Beta 1.51, Deteksi Masalah Coding Situs

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Google Inc. telah merilis tool internal gratis yang digunakan untuk testing keamanan aplikasi di website. Tool ciptaan Google tersebut bernama “Ratproxy”. Ratpoxy dirilis di bawah lisensi software Apache 2.0, yang dapat mendeteksi variasi masalah coding dalam aplikasi web, seperti error yang dapat menyebabkan penyerangan cross-site scripting atau menyebabkan adanya penyerangan secara tersembunyi.

“Kami memutuskan untuk membuat tool ini gratis sebagai open source karena kami merasa akan menjadi kontribusi yang bernilai untuk informasi keamanan bagi komunitas pengguna aplikasi web, dan akan membantu komunitas mengenai keamanan yang digabungkan dengan teknologi web kontemporer.”, kata Michal Zalewski, ahli keamanan Google.

Ratproxy pertama kali dirilis dalam versi Beta 1.51, lebih cepat daripada scanner lain dikarenakan Ratproxy bersifat pasif dan tidak menghasilkan trafik penyerangan yang tinggi ketika dijalankan. Scanner yang aktif akan menyebabkan masalah dengan performance aplikasi web. Tool Ratproxy akan mengambil content dan sedikit potongan dari style Java Script, dan juga mendukung SSL (Secure Sockets Layer).

Google telah melakukan overview dari Ratproxy dengan membuat link download ke source code di bawah lisensi Apache 2.0. Keamanan aplikasi web yang lemah selanjutnya akan mempersulit perusahaan, dan dapat berpotensi menyebabkan hilangnya data customer atau data financial.

Dari survey tahun 2006 yang dilakukan oleh Web Application Security Consortium menemukan bahwa 85.57% dari 31,373 situs memiliki celah keamanan yang dapt terkena penyerangan cross-site scripting, sedangkan sekitar 26.38% situs mudah diserang oleh SQL injection, dan 15.7% situs yang memiliki kecacatan sehingga dapat menyebabkan hilangnya data user. (h_n)



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker