Hati-hati, Foto dapat Mencuri Account Anda

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Dalam konferensi Black Hat Computer Security yang diadakan di Las Vegas minggu depan, para pakar keamanan akan mendemonstrasikan software yang telah mereka kembangkan dimana software tersebut dapat mencuri account pengguna situs populer seperti Facebook, eBay, dan Google.

Serangan yang mengandalkan sebuah tipe file baru yag disebut  file hybrid. Caranya dengan menaruh file ini di website yang memungkinkan penggunanya meng-upload gambar. Dengan cara tersebut, para pakar dapat menipu sistem keamanan dan mendapatkan account dari pengguna tersebut.

“Kami menggunakan Java applet  yang dibuat dengan tujuan tertentu dan membuatnya seolah-olah sebagai sebuah gambar,” ujar John Heasman, Wakil Presiden Bagian Penelitian di NGS Software. Mereka menyebut tipe file ini sebagai GIFAR, singkatan dari GIF dan JAR. Dalam acara tersebut, para pakar akan menunjukkan ke para hadirin bagaimana membuat file GIFAR namun menghilangkan beberapa detail untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Di sisi web server, file tersebut terlihat seperti GIF, namun, Java Virtual Machine yang terdapat di browser akan membukanya sebagai dokumen file Java dan menjalankannya sebagai applet, terlebih lagi browser menganggap applet tersebut ditulis oleh pengembang situs. Hal tersebutlah yang  memungkinkan attacker menjalankan kode Java didalam browser.

Bagaimana sebuah serangan dapat dilakukan? Ya, attacker  akan membuat sebuah profile, Facebook contohnya, dan mengupload GIFAR ke dalam situs tersebut. Kemudian mereka masuk ke halaman situs tertentu (profil orang lain), dan meminta mereka untuk membuka GIFAR. Dan disaat yang bersamaan, applet akan berjalan, memberikan kesempatan bagi attacker untuk dapat mengakses account Facebook milik korbannya.
Serangan dapat bekerja diberbagai situs yang memungkinkan penggunanya untuk meng-upload file. Selain itu, GIFAR dibuka menggunakan Java Virtual Machine dimana terdapat di hampir semua browser yang ada sekarang ini.

Namun, korban harus log in terlebih dahulu ke situs agar serangan ini dapat dilakukan. “Serangan ini dapat bekerja jika anda log in ke situs tersebut dalam jangka waktu yang lama,” ungkap Heasman. Ada dua cara untuk dapat menanggulangi serangan ini. Website harus meningkatkan tool filtering-nya agar dapat mengenali file ini. Alternatif yang lain, Sun dapat memperkuat Java Runtime Environment untuk mencegah kejadian ini.

Namun para pakar mengatakan walaupun masalah pada kode Java telah diperbaiki, namun masalah yang lain yang penting ialah mengenai web application. “Ini merupakan masalah Web Application. Serangan menggunakan kode Java hanyalah salah satunya,” ujar Nathan McFeters, pakar keamanan dari Ernst & Young sekaligus pengembang GIFAR.


Penulis : Arief Lukman
FTI - Universitas Atmajaya




Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker