Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Dalam konferensi Black Hat Computer Security yang diadakan di Las Vegas minggu depan, para pakar keamanan akan mendemonstrasikan software yang telah mereka kembangkan dimana software tersebut dapat mencuri account pengguna situs populer seperti Facebook, eBay, dan Google.
Serangan yang mengandalkan sebuah tipe file baru yag disebut file hybrid. Caranya dengan menaruh file ini di website yang memungkinkan penggunanya meng-upload gambar. Dengan cara tersebut, para pakar dapat menipu sistem keamanan dan mendapatkan account dari pengguna tersebut.
“Kami menggunakan Java applet yang dibuat dengan tujuan tertentu dan membuatnya seolah-olah sebagai sebuah gambar,” ujar John Heasman, Wakil Presiden Bagian Penelitian di NGS Software. Mereka menyebut tipe file ini sebagai GIFAR, singkatan dari GIF dan JAR. Dalam acara tersebut, para pakar akan menunjukkan ke para hadirin bagaimana membuat file GIFAR namun menghilangkan beberapa detail untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Di sisi web server, file tersebut terlihat seperti GIF, namun, Java Virtual Machine yang terdapat di browser akan membukanya sebagai dokumen file Java dan menjalankannya sebagai applet, terlebih lagi browser menganggap applet tersebut ditulis oleh pengembang situs. Hal tersebutlah yang memungkinkan attacker menjalankan kode Java didalam browser.
Bagaimana sebuah serangan dapat
dilakukan? Ya, attacker akan membuat
sebuah profile, Facebook contohnya, dan
mengupload GIFAR ke dalam situs tersebut. Kemudian
mereka masuk ke halaman situs tertentu (profil orang
lain), dan meminta mereka untuk membuka GIFAR. Dan
disaat yang bersamaan, applet akan berjalan, memberikan
kesempatan bagi attacker untuk dapat mengakses account
Facebook milik korbannya.
Serangan dapat bekerja
diberbagai situs yang memungkinkan penggunanya untuk
meng-upload file. Selain itu, GIFAR dibuka
menggunakan Java Virtual Machine dimana terdapat di
hampir semua browser yang ada sekarang
ini.
Namun, korban harus log in terlebih dahulu ke situs agar serangan ini dapat dilakukan. “Serangan ini dapat bekerja jika anda log in ke situs tersebut dalam jangka waktu yang lama,” ungkap Heasman. Ada dua cara untuk dapat menanggulangi serangan ini. Website harus meningkatkan tool filtering-nya agar dapat mengenali file ini. Alternatif yang lain, Sun dapat memperkuat Java Runtime Environment untuk mencegah kejadian ini.
Namun
para pakar mengatakan walaupun masalah pada kode Java
telah diperbaiki, namun masalah yang lain yang penting
ialah mengenai web application. “Ini merupakan
masalah Web Application. Serangan menggunakan kode Java
hanyalah salah satunya,” ujar Nathan McFeters,
pakar keamanan dari Ernst & Young sekaligus
pengembang GIFAR.
Penulis : Arief
Lukman
FTI - Universitas Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

