Prakiraan Cuaca Besok
Email kan kepada kawan anda
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Satu-satunya alat atau fasilitas yang dipergunakan untuk mengeksplorasi berbagai data, informasi, dan pengetahuan yang ada di Internet adalah mesin pencari atau yang biasa kita sebut search engine. Search engine adalah sebuah program yang dapat diakses melalui Internet yang fungsinya adalah membantu pengguna komputer mencari berbagai hal yang ingin diketahuinya.
Di Internet, terdapat ratusan (bahkan ribuan) search engine yang dapat diakses secara cuma-cuma. Karena fungsinya mirip pintu gerbang bagi para pengguna sebelum memasuki situs atau website tertentu, banyak orang yang menyebut search engine sebagai portal (bandingkan dengan fungsi portal sesungguhnya yang kerap kita temui di pintu masuk ke sebuah kompleks perumahan). Dari begitu banyak search engine yang ada, yang paling populer diantaranya adalah Google, Yahoo, dan Altavista. Penulis menganjurkan agar para pemula mempergunakan Google untuk latihan melakukan teknik searching di Internet. Ketiga mesin pencari ini dapat diakses melalui alamat www.google.com, www.yahoo.com, dan www.altavista.com dengan aplikasi browsing seperti Internet Explorer atau Netscape.
Walaupun memiliki fungsi yang kurang lebih sama, setiap search engine memiliki karakteristik berbeda. Hal-hal yang membedakan satu search engine dengan search engine lainnya diantaranya adalah kecepatan pencarian, ketepatan informasi, kuantitas situs yang dicari, teknik pencarian, format hasil pencarian, dan lain sebagainya. Untuk memudahkan pembelajaran dan alasan praktis, maka kita memilih Google sebagai contoh. Akan tetapi, di beberapa kasus kita juga akan mempergunakan mesin pencari lain, terutama saat membahas fasilitas-fasilitas pencarian yang tidak tersedia di Google.
Teknik Penyaringan Informasi
Karena begitu banyaknya informasi yang
tersedia di Internet, maka kerap terjadi fenomena yang
sering disebut information overloaded (banjir informasi yang tak
terkendali). Tengoklah misalnya seseorang yang ingin
mencari informasi dengan
kata kunci school atau sekolah. Ia akan kebingungan
karena pencariannya akan menghasilkan ratusan ribu
bahkan jutaan situs yang berkaitan dengan kata
tersebut. Karena itu, harus ada teknik-teknis khusus
yang harus dikuasai agar seorang pengguna internet
dapat memperoleh informasi yang
benar-benar relevan dengan kebutuhannya. Ada dua teknik
dasar yang bisa kita pergunakan saat melakukan
searching, yaitu :
1. Menggunakan Simbol
Matematika.
2. Menggunakan Simbol
Boolean.
Filterisasi dengan Simbol Matematika
Simbol pertama yang sangat
berguna untuk pencarian dengan search engine adalah
tanda plus (+). Seorang netter dapat menggunakan
tanda plus jika ingin mencari dokumen yang memuat lebih
dari satu kata kunci. Contohnya, jika seorang pengajar
atau peserta didik ingin
mengetahui informasi mengenai
populasi guru di propinsi Lampung, maka yang
bersangkutan dapat mencarinya dengan menggunakan kata
kunci:
+populasi +guru +Lampung
Saat menerima masukkan dengan
format semacam itu, mesin pencari akan mencari berbagai
dokumen maupun artikel yang memuat
kata populasi, guru, dan Lampung
di seluruh
jaringan internet. Jika terdapat sebuah dokumen yang
hanya mengandung salah satu atau salah dua dari ketiga
kata tersebut, maka dokumen itu tidak
akan
ditampilkan. Contoh lain yang menarik adalah seorang
seniman yang ingin mencari informasi terkait
dengan kejadiankejadian kesenian di Jakarta pada tahun
1970. Dengan
memanfaatkan tanda
“+” tersebut, ia dapat memasukkan
searching key dengan format seperti
berikut:
+jakarta +kesenian +program +1970
Cara ini tentu saja
jauh lebih efektif ketimbang hanya menggunakan
searching Lampung, Jakarta, kesenian atau populasi
saja, yang hasilnya akan berupa jutaan link ke situs
yang mengandung kata-kata tersebut.
Simbol
“+” ini dapat dipergunakan
sebanyak-banyaknya, karena prinsip yang kerap
dipergunakan dalam searching di Internet adalah bahwa
semakin spesifik yang dicari (semakin banyak
menggunakan tanda “+”) berarti semakin
baik pula suatu pencarian. Dengan searching key yang
semakin spesifik, hasil yang ditampilkan search engine
akan lebih terfokus.
Filterisasi dengan Simbol Boolean
Simbol-simbol boolean banyak dipergunakan oleh mereka yang memiliki latar belakang ilmu komputer atau yang terbiasa mengakses sistem basis data (database) konvensional. Secara garis besar, beberapa simbol boolean yang penting, yang oleh beberapa kalangan dinilai sudah terlalu kuno dan ketinggalan jaman, sebenarnya sudah terwakili dengan simbol-simbol matematika seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kelebihan dari simbol boolean adalah simbol ini dapat merepresentasikan jenis pencarian yang tergolong kompleks karena memiliki simbol-simbol tambahan. Berikut adalah beberapa simbol penting yang kerap dipergunakan oleh para netter untuk membantu proses pencarian. Simbol pertama adalah kata OR (mengandung pengertian “atau” dalam bahasa Indonesia). Simbol ini bekerja dengan cara yang sama dengan karakter spasi pada simbol matematika. Jika seseorang melakukan pencarian dengan searching key kepulauan OR nusantara maka search engine akan mencari seluruh dokumen yang mengandung kata kepulauan, atau nusantara, atau yang mengandung kedua kata tersebut. Di dalam satu event pencarian, kata OR dapat dipergunakan beberapa kali, misalnya:
raja OR presiden OR pemimpin OR dinasti
yang akan menampilkan daftar dokumen yang memiliki satu atau lebih kata raja, presiden, pemimpin, atau dinasti (termasuk kombinasi antara 2-4 kata-kata tersebut). Simbol berikutnya yang memiliki fungsi kurang lebih sama dengan tanda plus pada simbol matematika adalah AND, yang dapat diterjemahkan sebagai kata “dan” dalam bahasa Indonesia. Contoh penggunaan simbol ini adalah sebagai berikut:
ilmu AND pengetahuan AND alam
Search engine yang menerima masukan
seperti itu akan mencari seluruh dokumen di internet
yang memuat tiga buah kata, yaitu ilmu, pengetahuan,
dan alam di
dalamnya. Jika di dalam model simbol
matematika terdapat tanda minus (untuk
merepresentasikan kecuali), maka dalam model simbol
boolean terdapat kata NOT untuk
merepresentasikan
hal yang serupa. Sebuah perintah dalam metode simbol
boolean yang tidak diketemukan padanannya dalam simbol
matematika adalah NEAR. Fungsi perintah ini cukup unik.
Untuk mendapatkan gambaran mengenai fungsi simbol ini,
perhatikan contoh berikut.
sekolah NEAR yogyakarta
Perintah di atas akan
menginstruksikan search engine untuk mencari dokumen
yang mengandung kata sekolah dan yogyakarta, dimana
jarak (jumlah kata di antara kedua kata tersebut)
berdekatan. Dengan kata lain, search engine akan
mencari dokumen yang memuat kalimat seperti sebuah
sekolah di Yogyakarta berhasil mendapatkan dana bantuan
dari PBB atau seorang siswa di Yogyakarta ditemukan
sedang adu balap..”
atau “sekolah
menengah kejuruan di yogyakarta…
karena
jarak kata sekolah dan Yogyakarta pada kalimat-kalimat
tersebut relatif berdekatan. Kriteria berdekatan untuk
masing-masing search engine biasanya
berbeda.(eko/dna)
Penulis : Richardus Eko Indrajit
Email kan kepada kawan anda
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com







Muka |

