Posted: 03 Juli 2009 10:31:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 762 kali

Debian, foundation dari Ubuntu, telah menolak adanya klaim bahwa Debian telah mengorbankan masa depan Linux dengan memasukkan implementasi kode .NET milik Microsoft di kode open source Debian. Juru bicara Debian mengatakan bahwa pemilik GPL (General Public License) Richard Stallman telah salah mengatakan bahwa project Mono akan dilengkapi dengan fitur instalasi default Debian, dan menambahkan bahwa Mono hanya akan digunakan oleh beberapa user.
Instalasi default Debian ini termasuk yang menginstal desktop Gnome menggunakan meta package dengan ketergantungan ke Tomboy. Instalasi ini membutuhkan instalasi Mono, sebuah project open source dengan implementasi kode .NET yang kini disponsori oleh Novell. Tomboy merupakan aplikasi catatan untuk Linux, Unix, Windows, dan Mac OS X yang ada di bawah GPL Linux.
Sementara itu, developer dan juru bicara Debian,Alexander Reichle-Schmehl, mengatakan bahwa instalasi default GNOME ini akan menginstal Gnome Desktop tanpa Tomboy dan tanpa Mono. Reply hadir tersebut hadir setelah Stallman mengatakan adanya resiko berbahaya untuk komunitas open source karena instalasi default Mono dalam Debian.
Stallman memprediksikan bahwa Microsoft akan memberikan implementasi open source yang gratis dari C#, bagian dari .NET, dan untuk inilah Mono menggunakan patent Microsoft yang mengancam Linux.(h_n)
Komentar Anda