Facebook Jadi ‘Saksi’ Aksi Penjarahan Hasil Laut Indonesia

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Telah beredar berita di Facebook mengenai penjarahan hasil laut taman nasional (TN) Takabonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu (8/11) kemarin.

Peristiwa penjarahan hasil laut ini sempat menggemparkan para pengguna Facebook. Sejumlah pengguna layanan jejaring sosial itu mulai memberikan komentar, juga menyesalkan adanya dugaan penjarahan yang melibatkan oknum polisi tersebut. Diberitakan pula berita penjarahan kawasan Takabonerate itu diposting di Facebook pada pukul 04.57 WITA.

Seperti yang dilansir dari Antara News, terdapat seorang pengguna Facebook bernama Andi Aisyah, yang mengaku menerima sms dari temannya yang berisi oknum aparat kepolisian yang bertugas di Bajoe justru membantu pengambilan bambu laut dan akar bahar di kawasan konservasi Takabonerate. Bahkan, kabarnya oknum petugas tersebut juga telah mencuri hasil laut di pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Diberitakan juga bahwa pihak Jagawana (Penjaga Kawasan Kehutanan) di sekitar taman laut Takabonerate akhirnya tidak bisa berbuat banyak, akibat keterbatasan personel dalam melakukan pengawasan.



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker