Newsletter
Voting: februari2010
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Hanya sekitar seminggu setelah Apple merilis iPhone 3GS, beberapa owner iPhone terbaru tersebut telah melayangkan complain mengenai suhu yang terlalu tinggi dari handset tersebut, dimana dalam kasus ini casing plastic iPhone 3GS bagian belakang ini berubah warna dari putih menjadi pink kemerah-merahan. Menurut Wired.com, hanya terdapat sejumlah kecil customer iPhone 3GS yang melaporkan handset mereka berada dalam suhu yang sangat panas. Namun, karena lebih dari satu juta iPhone 3GS telah terjual di awal minggu pertama, kasus ini bisa saja menempatkan puluh ribuan pengguna dalam resiko overheating.
Sementara itu, Aaron Vronko dari Rapid Repair,
mengungkapkan bahwa overheating handset ini tampaknya
dikarenakan rusaknya cell baterai, dan mungkin saja
harus memaksa Apple untuk menarik dan mengganti ratusan
ribu atau lebih iPhone 3GS yang terkena masalah
overheating ini. Namun, pihak Apple belum memberikan
komentar apapun mengenai masalah ini.
Dari
semua kerusakan, baterai yang terlalu panas
(overheating) memiliki sejarah resiko keamanan
yang paling besar, terutama dapat menyebabkan
kebakaran, ledakan atau membunuh pengguna iPhone. Kasus
overheating ini setidaknya harus dilacak dari provider
komponen cell baterai. Vronko menyebutkan bahwa masalah
panas iPhone 3GS ini terkait erat dengan baterai,
karena perubahan warna yang ditunjukkan dari casing
belakang iPhone. Ia mencatat bahwa walaupun terdapat
ribuan pengguna iPhone 3GS, namun resiko kebakaran atau
ledakan sangat kecil, karena baterai iPhone sangatlah
kecil.(h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

