Newsletter
Voting: maret2010
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Setelah berita mengenai kelemahan software dalam ponsel Satio, kini smartphone kedua dari Sony Ericsson, yang diharapkan dapat memberikan profit lebih besar di tahun depan, harus mengalami problem software di Inggris dalam periode penjualan kali ini. Menurut Mattias Holm, juru bicara perusahaan pencipta mobile phone terbesar keempat di dunia tersebut, sejumlah user dari smartphone baru Aino telah memberikan report bahwa smartphone tersebut mengalami masalah pada bangian layar touchscreen-nya. Untuk itu, pihak Sony Ericsson akan menyelidiki kasus ini, tambahnya.
“Aino dan SAtio merupakan
product utama dari Sony Ericsson. Masalah ini dapat
menjadi lebih buruk, terutama jika volume peminat
semakin besar. Namun, Sony Ericsson masih memiliki
banyak hari untuk memperbaiki ini.” ungkap analis
Geoff Blaber dari konsultan CCS Insight. Sementara Holm
menambahkan bahwa problem software ini telah berimbas
kepada sejumlah pelanggan di Inggris, namun tidak
merusak brand Sony Ericsson.
Sementara
mobile phone marker yang lain juga terkena dampak
resesi ekonomi, tak pelak juga dengan Sony Ericsson
yang harus mengalami beberapa masalah di productnya,
dibandingkan rivalnya, Apple iPhone dan RIM BlackBerry.
Sony Ericsson telah kehilangan sebanyak $297 juta
di kuarter ketiga lalu dan belum menambah profit sejak
kuarter pertama 2008.
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

