Ikuti Satio, Ponsel Sony Ericsson Aino Juga Bermasalah

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Setelah berita mengenai kelemahan software dalam ponsel Satio, kini smartphone kedua dari Sony Ericsson, yang diharapkan dapat memberikan profit lebih besar di tahun depan, harus mengalami problem software di Inggris dalam periode penjualan kali ini. Menurut Mattias Holm, juru bicara perusahaan pencipta mobile phone terbesar keempat di dunia tersebut, sejumlah user dari smartphone baru Aino telah memberikan report bahwa smartphone tersebut mengalami masalah pada bangian layar touchscreen-nya. Untuk itu, pihak Sony Ericsson akan menyelidiki kasus ini, tambahnya.

“Aino dan SAtio merupakan product utama dari Sony Ericsson. Masalah ini dapat menjadi lebih buruk, terutama jika volume peminat semakin besar. Namun, Sony Ericsson masih memiliki banyak hari untuk memperbaiki ini.” ungkap analis Geoff Blaber dari konsultan CCS Insight. Sementara Holm menambahkan bahwa problem software ini telah berimbas kepada sejumlah pelanggan di Inggris, namun tidak merusak brand Sony Ericsson.

Sementara mobile phone marker yang lain juga terkena dampak resesi ekonomi, tak pelak juga dengan Sony Ericsson yang harus mengalami beberapa masalah di productnya, dibandingkan rivalnya, Apple iPhone dan RIM BlackBerry. Sony Ericsson telah kehilangan sebanyak $297 juta di kuarter ketiga lalu dan belum menambah profit sejak kuarter pertama 2008.



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker