Posted: 28 November 2009 08:16:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 4433 kali

Setelah berita mengenai kelemahan software dalam ponsel Satio, kini smartphone kedua dari Sony Ericsson, yang diharapkan dapat memberikan profit lebih besar di tahun depan, harus mengalami problem software di Inggris dalam periode penjualan kali ini. Menurut Mattias Holm, juru bicara perusahaan pencipta mobile phone terbesar keempat di dunia tersebut, sejumlah user dari smartphone baru Aino telah memberikan report bahwa smartphone tersebut mengalami masalah pada bangian layar touchscreen-nya. Untuk itu, pihak Sony Ericsson akan menyelidiki kasus ini, tambahnya.
“Aino dan SAtio merupakan product utama dari Sony Ericsson. Masalah ini dapat menjadi lebih buruk, terutama jika volume peminat semakin besar. Namun, Sony Ericsson masih memiliki banyak hari untuk memperbaiki ini.” ungkap analis Geoff Blaber dari konsultan CCS Insight. Sementara Holm menambahkan bahwa problem software ini telah berimbas kepada sejumlah pelanggan di Inggris, namun tidak merusak brand Sony Ericsson.
Sementara mobile phone marker yang lain juga terkena dampak resesi ekonomi, tak pelak juga dengan Sony Ericsson yang harus mengalami beberapa masalah di productnya, dibandingkan rivalnya, Apple iPhone dan RIM BlackBerry. Sony Ericsson telah kehilangan sebanyak $297 juta di kuarter ketiga lalu dan belum menambah profit sejak kuarter pertama 2008.
Komentar Anda