Implementasi Pilot Project Siaran Digital Indonesia

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031


Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Menyusul berita mengenai kebijakan pemerintah yang akan mengefesiensikan kanal penyiaran secara digital, maka mulai tahun 2008 ini pula pemerintah mulai mengujicobakan sistem penyiaran TV secara digital. Pilot project siaran TV digital di Indonesia ini diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2008 dengan beberapa Lembaga Penyiaran Swasta dan Lembaga Penyiaran Publik TVRI sebagai pionir. Berkaitan dengan pilot project tersebut maka TVRI akan memasang pemancar TV digital di Jakarta dengan kekuatan 10 kW.

Perpindahan sistem penyiaran nasional dari sistem analog ke sistem digital merupakan suatu langkah efesiensi terbaik yang dipandang pemerintah dapat memecahkan masalah penggunaan kanal siaran di tanah air. Sebenarnya digitalisasi sistem penyiaran sendiri merupakan hal tidak dapat ditunda lagi, karena di luar negeri pun digitalisasi sistem penyiaran telah terbukti mampu memecahkan masalah penggunaan kanal siaran.

Perbedaan yang mendasar antara penggunaan sistem digital jika dibandingkan dengan sistem analog seperti yang saat ini dipergunakan di Indonesia terletak pada efektifitas penggunaan kanal. Jika pada sistem analaog 1 kanal hanya dapat dipergunakan oleh 1 program saja, maka pada sistem penyiaran digital terestrial ini 1 kanal dapat membawa lebih dari 10 program.

Menindaklanjuti rencana digitalisasi oleh pemerintah tersebut, maka Depkominfo berdasar  Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk Televisi Tidak Bergerak di Indonesia, telah menetapkan standar DVB-T sebagai standar penyiaran televisi digital teresterial tidak bergerak di Indonesia.

Untuk menindaklanjuti Peraturan Menkominfo tersebut di atas, maka selanjutnya akan dibuat peraturan tentang:

  1. Rencana Induk Frekuensi Penyiaran Digital Terestrial
  2. Standardisasi perangkat penyiaran digital terestrial
  3. Jadwal pelaksanaan migrasi dari analog ke digital

Selain itu berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor: 500/KEP/M.KOMINFO/11/2007, telah dibentuk 3 Working Group, yaitu :

  1. Working Group Regulasi Sistem Penyiaran Digital
  2. Working Group Master Plan Frekuensi Digital
  3. Working Group Teknologi Peralatan

Menurut pemerintah sendiri, digitalisasi sistem penyiaran di tanah air ini memberikan beberapa nilai positif, baik bagi pemerintah, kalangan industri maupun bagi masyarakat. Bagi pemerintah sendiri, digitalisasi sitem penyiaran ini mendukung penyusunan perencanaan master plan frekuensi digital dengan melakukan pengukuran kekuatan sinyal, interferensi antara analog dan digital, dan pengukuran parameter lainnya serta menyiapkan berbagai perangkat peraturan terkait dengan rencana implementasi siaran digital.

Sedangkan bagi kalangan industri di tanah air, khususnya industri elektronik, digitalisasi sistem penyiaran ini dipandang mendukung produksi set top box serta dapat pula dipandang sebagai peluang bisnis yang baru khususnya di bidang content. Bagi masyarakat Indonesia sendiri, dengan dimigrasikannya siaran TV ke sistem digital ini, nantinya masyrakat dapat memperbandingkan sendiri keunggulan kualitas siaran TV dengan sistem digital dengan analog. (dna)

Sumber : Depkominfo



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker