Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Kesadaran masyarakat akan pentingya perlindungan privacy terhadap data pribadi mereka yang dipergunakan dalam transaksi online meningkat pada tahun 2007 yang lalu. Sebuah study menemukan bahwa pencurian dan penyalahgunaan terhadap data informasi credit card dan personal data lainnya melonjak ke level yang tak terduga.
Enam puluh satu persen masyarakat dewasa di Amerika mengatakan bahwa mereka sangat peduli dengan privacy dari personal information mereka pada saat mereka melakukan pembelian online. Angka ini berarti merupakan peningkatan yang luar biasa dari angka pada tahun 2006 sebelumnya yang hanya mencapai angka empat puluh tujuh persen.
Menurut hasil
penelitian dari University of Southern California's
Center untuk tema Digital Future, umumnya orang yang
memilih tidak berbelanja secara online lebih banyak
dikarenakan kekhawatiran yang berlebihan semata, atau
karena mereka adalah pengguna Internet yang baru.
Hasil study penelitian tersebut diumumkan pada hari
Kamis tersebut berdasar atas laporan peningkatan angka
personal records ini terhimpun berdasar atas data dari
cabang-canag online retailer, bank, instansi pemerintah
dan perusahaan-perusahaan.
Lembaga
‘Identity Theft Resource Center’ telah
mendata lebih dari 125 juta record yang dilaporkan di
Amerika Serikat tahun lalu. Angka tersebut berarti juga
peningkatan sekitar enam kali lipat dari angka 20 juta
record yang dilaporkan pada tahun sebelumnya.(dna)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

