Peningkatan Kesadaran Terhadap Personal Information Privacy

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031


Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Kesadaran masyarakat akan pentingya perlindungan privacy terhadap data pribadi mereka yang dipergunakan dalam transaksi online meningkat pada tahun 2007 yang lalu. Sebuah study menemukan bahwa pencurian dan penyalahgunaan terhadap data informasi credit card dan personal data lainnya melonjak ke level yang tak terduga.

Enam puluh satu persen masyarakat dewasa di Amerika mengatakan bahwa mereka sangat peduli dengan privacy dari personal information mereka pada saat mereka melakukan pembelian online. Angka ini berarti merupakan peningkatan yang luar biasa dari angka pada tahun 2006 sebelumnya yang hanya mencapai angka empat puluh tujuh persen.

Menurut hasil penelitian dari University of Southern California's Center untuk tema Digital Future, umumnya orang yang memilih tidak berbelanja secara online lebih banyak dikarenakan kekhawatiran yang berlebihan semata, atau karena mereka adalah pengguna Internet yang baru.
Hasil study penelitian tersebut diumumkan pada hari Kamis tersebut berdasar atas laporan peningkatan angka personal records ini terhimpun berdasar atas data dari cabang-canag online retailer, bank, instansi pemerintah dan perusahaan-perusahaan.

Lembaga ‘Identity Theft Resource Center’ telah mendata lebih dari 125 juta record yang dilaporkan di Amerika Serikat tahun lalu. Angka tersebut berarti juga peningkatan sekitar enam kali lipat dari angka 20 juta record yang dilaporkan pada tahun sebelumnya.(dna)



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker