Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Rencana Pemerintah untuk melakukan pemblokiran terhadap situs-situs porno telah mengundang berbagai macam reaksi dari berbagai pihak. Mulai dari para pengamat hingga pelaku bisnis di dunia maya ini, masing-masing mempunyai pendapat tersendiri yang tentunya juga didasarkan atas kepentingan dan latar belakang masing-masing.
Namun yang kemudian akan menjadi pertanyaan pastilah mengenai seberapa efektif gagasan pemblokiran situs porno ini terhadap tujuan awal yang ingin dicapai. Jika tujuan awalnya adalah untuk memayungi masyarakat secara moral, maka telah jelas bahwa hal ini merupakan sebuah itikad baik dari pemerintah sebagai penyelenggara Negara yang bertanggungjawab atas masa depan bangsanya. Namun yang kemudian menjadi pertanyaan berikutnya adalah sebenarnya berapa banyak payung yang harus dipakai Negara ini untuk menjamin moralitas masyarakatnya?
Mungkin semua itu tidak lepas dari kesiapan bangsa ini dalam menghadapi era globalisasi yang bukan saja sudah di depan mata, namun era globalisasi di mana bangsa ini sedang berjalan memasukinya dan tidak ada setapak pun langkah mundur yang bisa ditempuh. Globalisasi merupakan hal yang tidak dapat ditawar lagi. Cakupan yang dibawa oleh globalisasi pun sangat luas tak berbatas. Segala hal positif sekaligus negatif dari berbagai belahan dunia dapat masuk secara bersamaan di pintu rumah kita. Kalau sudah begini, satu-satunya benteng terakhir pertahanan yang ada hanyalah kesiapan mental dan moral kita dalam menghadapinya. Disinilah sebenarnya kualitas kita sebagai sebuah bangsa sedang diuji.
Masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai masyarakat agamis dengan budaya timurnya yang kental menjunjung segala jenis norma kehidupan sedang diuji keberadaannya. Sanggupkan bentengnya bertahan menghadapi kencangnya arus pengaruh budaya asing yang tidak selalu selaras dengan nilai-nilai budaya yang ada selama ini?
Kenyataan bahwa masyarakat Indonesia sangat adaptif dan absorsif terhadap arus budaya asing yang masuk tentunya cukup mengkhawatirkan pemerintah sebagai penyelenggara Negara. Seperti yang kita ketahui, tidak hanya di bidang teknologi informasi saja masyarakat kita bersikap adaptif dan absorsif, namun juga di berbagai bidang kehidupan lainnya seperti fashion, otomotif, hingga gaya hidup.
Yang
kemudian mungkin membuat pemerintah khawatir adalah
jika mentalitas dan moralitas bangsa ini ternyata belum
cukup siap untuk menghadapinya. Sudah seharusnyalah
kecepatan masyarakat dalam beradaptasi dan menyerap
arus budaya dan informasi dari luar
yang masuk ke dalam negeri ini diimbangi dengan
kesiapan mental dan moralitas bangsa. Jika memang
masyarakat kita belum siap, maka pemblokiran situs
mungkin menjadi salah satu langkah preventif yang perlu
diambil pemerintah untuk mengatasinya. Namun jangan
lupa pula, selain media online, masih banyak media
offline yang harus ditangani dan memang telah lama
membutuhkan penanganan.(dna)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com
Berikan komentar
Komentar (1 dimuat)
-
Ditulis oleh Ls, 17 April, 2008 14:03:47langkah pemblokiran situs porno oleh pemerintah sdh sngttepat...




Muka |

