Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Masih seputar kabar mengenai tawaran Microsoft atas Yahoo senilai $44,6 milliar dollar. Sementara Microsoft semakin tidak sabar menunggu jawaban dari Yahoo, dari pihak Yahoo sendiri mengaku masih membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan tawaran tersebut. Yahoo masih mempertimbangkan beberapa kemungkinan yang dapat diambil sebagai jalan keluar, termasuk tawaran Google untuk membantu masalah keuangan Yahoo. Tawaran Google sendiri merupakan strategi Google untuk menggagalkan langkah akuisisi yang dilancarkan Microsoft. Seperti yang diketahui, Yahoo sendiri telah merumahkan sekitar seribu karyawannya untuk memperbaiki keuangannya agar kembali dapat meraih kepercayaan investor. Hingga kini Yahoo juga masih mempertimbangkan kemungkinan jika perusahaannya tetap bertahan sebagai perusahaan independent seperti saat ini.
Hal ini tentunya membuat Microsoft semakin tak sabar menunggu keputusan Yahoo akan penawaran yang diajukannya. Microsoft sendiri rupanya tidak main-main dengan tawaran yang diberikannya kepada Yahoo. Bahkan dilaporkan bahwa Microsoft mungkin akan rela ‘meminjam’ uang untuk memenuhi target akuisisi-nya dengan Yahoo. Microsoft Chief Financial Officer, Chris Liddell mengatakan bahwa kemungkinan untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaannya, Microsoft akan meminjam uang guna memenuhi target akuisisi tersebut. Menurut Microsoft, tawaran tersebut merupakan tawaran tersebut sudah merupakan tawaran yang sangat baik untuk Yahoo. Namun dari pihak Yahoo sendiri mungkin belum sampai pada kesimpulan tersebut. Selain itu Lindell juga menyanggah isu yang mengatakan bahwa Microsoft telah membeli saham Yaho di pasar terbuka.
Menurut ramalan analis dari Reuters
Estimates, pendapatan Microsoft berkembang sekitar 10%
hingga mencapai $66,4 milliar dollar Amerika pada
fiskal 2009 mendatang dari perkiraan $60,2 milliar
dollar Amerika pada tahun ini. Banyak pihak meramalkan
bahwa merger antara kedua raksasa Internet ini
merupakan salah satu langkah untuk menghadang dominasi
Google pada pasar iklan online. Iklan online
sendiri hingga saat ini merupakan lahan rejeki paling
potensial di Internet. Tentunya diharapkan penggabungan
ini akan melambungkan pendapatan kedua belah
pihak.(dna)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

