Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Pada hari Jumat (18/1) yang lalu, Pemerintah China menyatakan bahwa pertumbuhan populasi masyarakat pemakai Internet (online community) di China telah meningkat tajam menjadi 210 juta orang, dari angka sebelumnya 137 juta orang. Angka ini berarti juga melampaui angka online community Amerika, sehingga bisa jadi angka online community di China tersebut merupakan yang terbesar di dunia tahun ini.
Seorang official dari China Internet Network Information Center atau CNNIC mengatakan, populasi online ini tumbuh 53% dari angka 137 juta orang pada tahun yang lalu. Menurut sebuah agency pemerintah, Xinhua News Agency, China hanya berselisih angka 5 juta di bawah angka populasi online milik Amerika. Namun begitu, diakui dalam banyak hal China masih lebih lambat dibandingkan Amerika.
Xinhua menempatkan tingkat pertumbuhan penetrasi online China tahun 1990 pada angka 16% dari Amerika. Menurut Pew Internet dan American Life Project, 75% orang dewasa sekarang sudah online, angka penetrasi ini akan semakain tinggi jika anak-anak dan remaja diikutsertakan. Perlu diketahui, angka statistik populasi online China mencakup hingga anak-anak usia 6 tahun. Lebih lanjut John Horrigan, Pew's associate Director menyatakan, “Kami adalah dua negara berbeda dengan sudut pandang berbeda pula dalam mengadopsi angka statistik”. Dari beberapa perbedaan pandangan tersebut, termasuk didalamnya adalah perbedaan pandangan mengenai market antara China dan Amerika.
Beberapa perbedaan tersebut juga menyangkut tempat akses Internet di kedua negara. Jika rata-rata community online di China masih mengakses Internet dari tempat-tempat umum (cybercafe) karena belum mampunya masyarakat secara luas mengakses secara pribadi di rumah, maka di Amerika berlaku sebaliknya. Menurut Pew, 93% dari community online di negaranya telah mengakses Internet dari rumah.
Selain itu
China juga sangat terkenal disiplin dalam hal sensor.
Hal ini dikarenakan pemerintah telah mencanangkan
penggunaan Internet untuk edukasi dan bisnis, sehingga
diupayakan pelarangan akses masyarakat terhadap
pornografi, hal-hal yang berbau komunis, termasuk di
dalamnya juga peraturan tentang penyebarluasan video.
Pemerintah China juga dengan tidak segan-segan akan
memenjarakan orang yang mengirimkan email, posting
online, atau mengakses content politik yang sensitif.
Hingga saat ini dilaporkan 50 orang warga negara China
“cyberdissidents” telah dipenjara oleh
karena hal tersebut.(dna)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

