Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Menilik kisah di masa terjadinya revolusi personal
computer (PC), seorang Bill Gates yang telah drop out
dari Universitas Harvard pada tahun 1975, mengawali
masa peradaban komputer dengan
mendirikan Microsoft Corp. Visi utama dari Microsoft
Corp adalah menciptakan komputer di setiap
meja dan setiap rumah.
Setelah melalui
hampir tiga dekade belakangan ini, Gates telah men-stop
aktivitasnya sebagai pemilik perusahaan software
terbesar pada hari Jumat (27/06) ini dan akan resmi
keluar pada Senin (30/06) besok. Gates dengan rupa
tampak masih muda dan rambut berwarna abu-abu, telah
memiliki rencana akan menjadi seorang dermawan dan
kemudian mendirikan sebuah organisasi amal bernama
"Bill & Melinda Gates Foundation", yang
dibangun untuk masa depan yang lebih luas dan demi
perkembangan dunia.
Gates pertama kali membuat program pada umur 13 tahun, dengan menciptakan system penjadwalan kelas untuk sekolahnya di Seattle. Dari pengalamannya tersebut, Gates menyadari bahwa software sangat berpotensial untuk mengubah cara kerja manusia, cara bermain dan cara berkomunikasi. Gates juga mengerti bahwa revolusi software lebih penting daripada hardware. Kemudian Gates mengajak temannya yakni Allen dan Steve Ballmer (CEO Microsoft) untuk keluar dari sekolah, dan kemudian membangun Microsoft dan menciptakan visi sebagai penyedia software microcomputer pada tahun 1986. Hal tersebut telah menjadikan Bill Gates sebagai miliarder termuda sedunia di usianya yang baru menginjak 31 tahun.
Lalu bagaimana dengan Microsoft setelah Bill Gates pensiun?
Tidak ada yang sehebat Gates dalam
memimpin Microsoft. Ballmer bukanlah orang teknologi dan
analis karena dia hanya seperti seorang
‘salesman’ yang menangani masalah penjualan
software. Microsoft sepertinya akan kehilangan bentuk
untuk masa depannya, berupa kegagalan pada Windows dan
perubahan interface yang aneh pada Office dan Internet
Explorer di pasar software. JIka inti bisnis Microsoft
dalam mengembangkan Windows atau Office berjalan lambat
atau bahkan gagal, maka aplikasi lain yang telah
dkembangkan oleh Microsoft, dimungkinkan tidak dapat
bertahan. Namun, pada waktu yang sama, Microsoft juga
telah mengalami kemajuan dengan membangun system
operasi untuk server Windows Server 2008), sharing
server dengan (SharePoint 2007), sekaligus teknologi
touch-interface (Microsoft Surface), dan aplikasi
bisnis (Microsoft Dynamics) dengan user interface kelas
dunia. Hal ini sebagai gambaran visi dan kekuatan baru
Microsoft setelah ditinggal oleh Gates. (h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

