Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Viacom Inc. dan perusahaan copyright lainnya telah setuju untuk membiarkan YouTube menyembunyikan ID user dan alamat IP, ketika situs video online Google Inc. sedang menangani rekaman dari pengunjung yang telah menimbulkan kerugian USD 1 miliar, yang menjadi tuntutan dari YouTube atas pelanggaran copyright akses YouTube. Hakim federal telah meminta database YouTube yang diproduksi tanggal 1 Juli, yang telah mendapat kritikan dari para aktivis privacy.
“Kami memiliki komitmen untuk melindungi privacy user dan kami akan melanjutkan pertarungan demi perlindungan hak user untuk share dan broadcast pakerjaannya di YouTube.”, kata pihak Viacom. Viacom dan penggugat lainnya mengatakan, mereka membutuhkan data untuk menunjukkan bahwa video user yang telah mereka lindungi hak ciptanya, telah dilihat oleh user lebih dari sekedar clip amatir.
Sedangkan database YouTube berisi informasi yang akan ditampilkan ketika setiap video diputar, seperti login ID unik dari user yang melihat dan alamat IP (Internet Protocol) dari computer user. Dengan adanya informasi tersebut, user lain akan dapat melacak keberadaan user yang melihat video YouTube, mungkin jabatan atau rumahnya.
Viacom, pada hari Senin (14/07) lalu, mengatakan akan menerima persetujuan dengan YouTube dan membantu YouTube untuk merahasakan identitas viewer video YouTube. Di bawah persetujuan, YouTube dapat menukar user login dan alamat IP dengan kode lain selama tidak merugikan user. Database yang diembunyikan juga masih menjadi pertimbangan Viacom dan perusahaan copyright lain untuk menentukan individu yang berhak melihat clip video dan kapan waktunya, namun ketika pemutaran video, tertampil informasi personal yang berupa inisial nama dalam ID user.
Sementara untuk data YouTube tidak akan
dirilis namun akan tetap dipantau oleh penggugat
YouTube. Hal ini dilakukan sebagai sanksi terhadap
YouTube. Viacom sendiri tidak akan menggunakan data
untuk mengidentifikasi user yang melihat video YouTube.
(h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

