YouTube Tuding Pakistan Atas 2 Jam Gangguan Aksesnya

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: Juni 2008

Menurut Anda, Anda adalah seorang yang ...

  
  
  

Referensi IT

    
    dummy

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Gangguan akses selama 2 jam yang menimpa YouTube kemarin (25/2) mau tak mau mengundang perhatian banyak pihak atas permasalahan yang terjadi antara Pemerintah Pakistan, dalam hal ini Pakistan Telecommunication Authority (PTA) dengan pihak YouTube. Setelah melakukan blockade larangan akses terhadap YouTube terhadap sekitar 70 Internet Service Provider di negaranya, rupanya PTA masih melakukan hal yang lebih jauh lagi. Gangguan akses ini dimulai saat para pengakses dari berbagai belahan dunia mulai melaporkan tidak dapat mengakses YouTube dari tempat mereka masing-masing berada. YouTube segera menuding Pakistan berada di balik pemblokiran akses YouTube ini.

Disinyalir, kelemahan yang menyebabkan YouTube offline selama sekitar dua jam ini adalah router pengatur data dunia yang berbasis di Hongkong, PCCW. Router ini pula yang menyediakan akses Internet ke Pakistan Telecommunication Authority, yang tidak henti-hentinya mengacaukan broadcast yang juga diperuntukkan bagi Amerika Serikat dan Eropa.

Lebih lanjut dari pihak Kedutaan Besar Pakistan sendiri menyebutkan bahwa perintah untuk memblokir akses YouTube tersebut datang dari pemegang kekuasaan tertinggi di negara tersebut. Sebuah timeline yang dibuat Renesys, penyedia layanan real-time monitoring menjelaskan bahwa memakan waktu 15 detik untuk melakukan direct terhadap Pacific-rim Provider dari YouTube ke ISP Pakistan, dan 45 detik untuk central router untuk mengikutinya.Dari pihak YouTube sendiri memerlukan waktu beberapa menit untuk melakukan reclaim jaringan networknya. Setelah sekitar dua jam, akhirnya pihak PTA menghentikan serangannya.

Sementara itu dari seorang sumber di PCCW, mengatakan bahwa begitu kekacauan broadcast ini terjadi, PPCW langsung menerima banyak telepon dari global ISP di seluruh dunia, dan juga YouTube. Walaupun PCCW telah mencoba menghubungi PTA, namun ia tidak yakin apakah pihak Pakistan mengerti tentang apa yang dimaksud. Lebih lanjut juru bicara pihak PCCW Amerika yang berbasis di Herndon menolak untuk memberikan detail keterangan mengenai kejadian tersebut.(dna)


Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com

Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker