Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Yahoo Inc. sedang menjajaki kemungkinan untuk bekerjasama dengan sebuah konglomerasi media, News Corp. Hal tersebut merupakan salah satu upaya Yahoo untuk mengatasi permasalahan perusahaannya, setelah opsi akuisisi dari Microsoft secara resmi mereka tolak.
Baik The Wall Street Journal maupun TechCrunch melaporkan bahwa News Corp. tertarik untuk mengembangkan social networkingnya yang populer, MySpace.com dan berbagai aset Internet lainnya melalui Yahoo. Masih menurut Wall Street Journal, ide ini sebenarnya sudah muncul semenjak tahun lalu.
Juru bicara Yahoo mengatakan bahwa perusahaannya akan mempertimbangkan dan mengevaluasi penawaran tersebut dengan sangat berhati-hati. Para pemegang saham Yahoo sendiri dilaporkan melakukan pertemuan lagi menyangkut penawaran tersebut pada hari Kamis dan Jumat minggu ini. Pertemuan tersebut antara lain akan membicarakan langkah Yahoo yang akan datang menyangkut semua permasalahan dan penawaran yang diberikan.
Sementara itu di tempat terpisah, Peter Falvey, seorang pengamat investasi perbankan di bidang teknologi, Revolution Partners, mengatakan bahwa kurang jelas apakah Yahoo menolak tawaran Microsoft agar memperoleh penawaran yang lebih tinggi ataukah hanya sekedar tidak mau diakuisisi oleh Microsoft.
Jika Yahoo bersedia bekerjasama dengan News Corp., para analis percaya bahwa Microsoft akan segera menaikkan penawarannya, karena Microsoft membutuhkan akuisisi ini untuk membendung dominasi Google di bidang online advertising. Online Advertising sendiri telah lama menjadi ‘medan tempur’ para perusahaan online untuk meraih pendapatan. Diperkirakan untuk menghadapi hal tersebut, Microsoft akan menyiapkan penawaran kurang lebih $35 hingga $36 dollar Amerika per lembar saham bagi Yahoo.
“Membeli Yahoo merupakan sebuah
keinginan terbesar Microsoft, bahkan melebihi dari
keinginan untuk membeli perusahaan-perusahaan lain yang
ada di dunia”, kata Ken Marlin, seorang analis
perbankan di bidang media dan teknologi, kepada AP
Business Writer.(dna)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

