Yahoo Jajaki Kerjasama dengan News Corp.

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: Juni 2008

Menurut Anda, Anda adalah seorang yang ...

  
  
  

Referensi IT

    
    dummy

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Yahoo Inc. sedang menjajaki kemungkinan untuk bekerjasama dengan sebuah konglomerasi media, News Corp. Hal tersebut merupakan salah satu upaya Yahoo untuk mengatasi permasalahan perusahaannya, setelah opsi akuisisi dari Microsoft secara resmi mereka tolak.

Baik The Wall Street Journal maupun TechCrunch melaporkan bahwa News Corp. tertarik untuk mengembangkan social networkingnya yang populer, MySpace.com dan berbagai aset Internet lainnya melalui Yahoo. Masih menurut Wall Street Journal, ide ini sebenarnya sudah muncul semenjak tahun lalu.

Juru bicara Yahoo mengatakan bahwa perusahaannya akan mempertimbangkan dan mengevaluasi penawaran tersebut dengan sangat berhati-hati. Para pemegang saham Yahoo sendiri dilaporkan melakukan pertemuan lagi menyangkut penawaran tersebut pada hari Kamis dan Jumat minggu ini. Pertemuan tersebut antara lain akan membicarakan langkah Yahoo yang akan datang menyangkut semua permasalahan dan penawaran yang diberikan.

Sementara itu di tempat terpisah, Peter Falvey, seorang pengamat investasi perbankan di bidang teknologi, Revolution Partners, mengatakan bahwa kurang jelas apakah Yahoo menolak tawaran Microsoft agar memperoleh penawaran yang lebih tinggi ataukah hanya sekedar tidak mau diakuisisi oleh Microsoft.

Jika Yahoo bersedia bekerjasama dengan News Corp., para analis percaya bahwa Microsoft akan segera menaikkan penawarannya, karena Microsoft membutuhkan akuisisi ini untuk membendung dominasi Google di bidang online advertising. Online Advertising sendiri telah lama menjadi ‘medan tempur’ para perusahaan online untuk meraih pendapatan. Diperkirakan untuk menghadapi hal tersebut, Microsoft akan menyiapkan penawaran kurang lebih $35 hingga $36 dollar Amerika per lembar saham bagi Yahoo.

“Membeli Yahoo merupakan sebuah keinginan terbesar Microsoft, bahkan melebihi dari keinginan untuk membeli perusahaan-perusahaan lain yang ada di dunia”, kata Ken Marlin, seorang analis perbankan di bidang media dan teknologi, kepada AP Business Writer.(dna)


Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com

Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker