Newsletter
Langganan newsletter:
Voting: 12Desember2008
Di kota mana event besar beritanet selanjutnya diadakan?
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
sumber : http://bmg.go.id
Website Kepresidenan Georgia mendapatkan serangan
Distributed Denial-Of-Service (DDOS) di akhir
minggu kemarin, ini merupakan serangkaian serangan
cyber ke negara-negara yang bertentangan
dengan Rusia.Website Kepresidenan Georgia tidak dapat berfungsi mulai hari Sabtu hingga Minggu kemarin, berdasarkan apa yang diutarakan oleh pihak Shadowserver Foundation. Diduga serangan dilakukan dengan menggunakan botnet, atau jaringan komputer yang dapat diperintah untuk memenuhi lalu lintas jaringan di server Web tersebut.
Server C&C [command and control] yang digunakan untuk melakukan serangan tersebut berada di Amerika Serikat, ujar pihak Shadowserver. Botnet yang digunakan tampaknya berasal dari kode “MachBot”, dimana saling berkomunikasi antar komputer melalui HTTP (Hypertext Transfer Protocol).
“Tool yang digunakan untuk mengendalikan botnet ini sering digunakan oleh pengendali Botnet dari Rusia,” jelas pihak Shadowserver.”Ternyata, domain di server C&C [command-and-control] mempunyai informasi registrasi palsu, setelah ditelusuri, mata rantainya berasal dari Rusia.”
Jose Nazario, teknisi keamanan Arbor Networks, mengatakan bahwa salah satu perintah yang terdapat dalam lalu lintas jaringan, menuju ke website yang mengandung frase “win+love+in+Rusia”.
Sampai saat ini, motivasi penyerangan masih belum jelas. Namun, seperti yang kita ketahui, Georgia merupakan salah satu pecahan Soviet dimana Rusia sebagai pusatnya. Terlebih, Georgia masuk menjadi anggota NATO, aliansi keamanan yang pro Barat.
Serangan ini mengingatkan kita pada 300 website di Lithuania yang mendapatkan serangan pada 1 Juli kemarin dan sejumlah Website di Estonia yang mendapatkan serangan DDOS pada April dan Mei 2007 yang lalu. Serangan-serangan yang terjadi pada dua negara di atas diduga dilakukan oleh para hacker Rusia juga.
Penulis : Arief Lukman
FTI - Universitas Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com
Berikan komentar
Komentar (0 dimuat)
Paling Dicari Hari Ini
"print world" jogjakarta
akses berita di ponsel'
benq-siemen call centre indonesia
beritanet
blokir
cripto virus
delphi 8
download free 12frenz chat for se k630i
hamas video
internet lewat bluetooth hp laptop
jual hd dvd
kelebihan dan kekurangan c905 nokia
komentar hp se w850
komputer
mac_os_leopard for pc
moto w233
n81 trik mempercepat gprs telkomsel
notebook
petunjuk penggunaan electronic workbench
picasaweb
proses pengembangan it nokia 8800 sapphire arte
selingkuh
site:beritanet.com
site:www.beritanet.com index
site:www.beritanet.com rockstar--games-gta-iv-pc
site:www.beritanet.com roy-suryo
site:www.beritanet.com survey-search-engine
spesifikasi inspiron 1525
strategi alfa mart
teknologi baru blu ray
telefon pintar touchscreen
tentang xo laptop 2.0
wifi autofokus
www.berita.net.com
www.beritanet.com/
www.beritanet.com/hardware/handphone/
www.beritanet.com/technology/security/
www.gambar porno




Muka |

