Posted: 14 Juli 2008 17:25:17 by Andi Gunawan BeritaNet.com | Dilihat 772 kali

Viacom ingin mengetahui videonya yang di masukkan dan dilihat pada situs YouTube, dan Google menolak untuk memberikan informasi.

Alasan perselisihan kedua perusahaan ini yaitu seseorang memperlihatkan suatu video hak cipta milik Viacom di YouTube, telah gagal  untuk meraih kesepakatan akhir untuk  mengetahui informasi pengguna YouTube.
Perusahaan Viacom telah mendaftarkan video-viedeonya sebagai bagian hak cipta yang telah memakan biaya sebesar $1 milyar dan akan menggugat perusahaan YouTube. Hakim meminta video yang telah ditampilkan YouTube beberapa minggu lalu pada situsnya untuk melihat kembali kejadian perkaranya, seperti alamat IP dan nama penggunanya. Google diminta memperlihatkan kembali rekaman yang ada pada YouTube.

Sejak hakim memberikan perintah kepada pihak YouTube, Viacom dikritik oleh banyak orang karena Viacom berusaha mencoba mengganggu privasi para pengguna YouTube. Viacom merupakan anak dari perusahaan dari MTV dan Comedy Central, Viacom mengatakan bahwa ia tidak ingin mengetahui informasi tentang pengguna YouTube.

Hakim meminta kepada YouTube untuk memberikan data dan informasi yang diminta oleh pihak Viacom. Google dengan tegas berkata dia tidak akan bersedia untuk memberikan informasi yang berisfat privasi. Viacom dan penggugat tidak  semestinya menuntut untuk melihat data privasi”, kata juru bicara Google pada e-mail. Beberapa minggu yang lalu pihak Viacom  setuju memberikan privasi kepada para pengguna YouTube. Pihak Youtube bersedia berdiskusi untuk pengungkapan aktifitas kepada pihak – pihak yang terkait. Tetapi persoalannya yaitu pihak YouTube melindungi informasi para penggunanya.

Bedasarkan sumber, minggu lalu Google dan Viacom telah dekat untuk mencapai kesepakatan tentang menyembunyikan data pengguna.

Google menggagalkan isu tentang penyerahan informasi bagi orang yang akan memasukkan data video yang di masukkan ke YouTube. Chad Hurley merupakan salah seorang pendiri dari YouTube, memasukan data video atau menampilkannya yang telah memiliki hak cipta adalah terlarang, pengacara dari pihak Viacom percaya bahwa pihak YouTube telah mengetahui bahwa Viacom mempunyai proteksi dibawah Digital Millennium Copyright Act.



Penulis : Andi Gunawan
FTI - Universitas Atmajaya



Komentar Anda

Artikel terkait



Info buku-buku IT terbaru

Down | Up