Viacom Berselisih Mengenai Rekaman YouTube

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Viacom ingin mengetahui videonya yang di masukkan dan dilihat pada situs YouTube, dan Google menolak untuk memberikan informasi.

Alasan perselisihan kedua perusahaan ini yaitu seseorang memperlihatkan suatu video hak cipta milik Viacom di YouTube, telah gagal  untuk meraih kesepakatan akhir untuk  mengetahui informasi pengguna YouTube.
Perusahaan Viacom telah mendaftarkan video-viedeonya sebagai bagian hak cipta yang telah memakan biaya sebesar $1 milyar dan akan menggugat perusahaan YouTube. Hakim meminta video yang telah ditampilkan YouTube beberapa minggu lalu pada situsnya untuk melihat kembali kejadian perkaranya, seperti alamat IP dan nama penggunanya. Google diminta memperlihatkan kembali rekaman yang ada pada YouTube.

Sejak hakim memberikan perintah kepada pihak YouTube, Viacom dikritik oleh banyak orang karena Viacom berusaha mencoba mengganggu privasi para pengguna YouTube. Viacom merupakan anak dari perusahaan dari MTV dan Comedy Central, Viacom mengatakan bahwa ia tidak ingin mengetahui informasi tentang pengguna YouTube.

Hakim meminta kepada YouTube untuk memberikan data dan informasi yang diminta oleh pihak Viacom. Google dengan tegas berkata dia tidak akan bersedia untuk memberikan informasi yang berisfat privasi. Viacom dan penggugat tidak  semestinya menuntut untuk melihat data privasi”, kata juru bicara Google pada e-mail. Beberapa minggu yang lalu pihak Viacom  setuju memberikan privasi kepada para pengguna YouTube. Pihak Youtube bersedia berdiskusi untuk pengungkapan aktifitas kepada pihak – pihak yang terkait. Tetapi persoalannya yaitu pihak YouTube melindungi informasi para penggunanya.

Bedasarkan sumber, minggu lalu Google dan Viacom telah dekat untuk mencapai kesepakatan tentang menyembunyikan data pengguna.

Google menggagalkan isu tentang penyerahan informasi bagi orang yang akan memasukkan data video yang di masukkan ke YouTube. Chad Hurley merupakan salah seorang pendiri dari YouTube, memasukan data video atau menampilkannya yang telah memiliki hak cipta adalah terlarang, pengacara dari pihak Viacom percaya bahwa pihak YouTube telah mengetahui bahwa Viacom mempunyai proteksi dibawah Digital Millennium Copyright Act.



Penulis : Andi Gunawan
FTI - Universitas Atmajaya




    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker