Robot Ekpresikan Emosional Manusia

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Felix Growing Project, sebuah proyek yang meliputi 6 negara, ahli 25 robotic, psikologi perkembangan dan neuroscientist. Menurut hasil ICT, sebuah perusahaan layanan social dari Erpa, mengungkapkan, bersamaan dengan peluncuran software dalam proyek ini, proyek ini telah mengembangkan “jaringan neural” dari kamera dan sensor yang membantu robot untuk mendeteksi ekpresi wajah manusia, suara, jaraj kedekatan, dan parameter lain untuk menentukan status emosional manusia.

ICT telah melakukan penelitian Felix Growing Project dalam 3 tahun terakhir dan telah membangun demontrasi robot sebagai bukti dari konsep proyek mereka. Salah satu hasil demonstrasi, pihak ICT menemukan bahwa satu pengalaman menarik dengan adanya robot di mana di bagian wajanya terdapat sensor yang dapat mensimulasi ekpresi emosional seperti manusia.

"Hal ini merupakan behavior dan kontak feedback dari robot. Feedback tactile dan emosional dari manusia, seperti jenis kata, behavior yang menyenangkan, atau menolong robot bila robot mengalami masalah.”, kata Lola Canamero, coordinator proyek robotic ini, mencoba menjelaskan bagaimana robot belajar.

Di masa depan, ICT mengharapkan robot dapat belajar membedakan bagaimana ketika seorang manusia menangis dalam kesakitan, manusia yang sedang marah, bahagia, dan robot akan merespon sesuai dengan apa yang dilakukan manusia. Menurut Canamero, idealnya, jika robot dapat mengadaptasi behavior manusia, mereka dapat memainkan peranan besar dalam komunitas social masyarakat sebagai penology internal atau penolong di saat manusia sakit, atau bahkan untuk orang autis dan orang yang mengalami broken home. Penelitian robotic ini mengkombinasikan sistem adaptive, developmental dan psikologi comparative, neuroscience, dan ethology, yang merupakan studi manusia dan behavior binatang.

(h_n) 



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker