Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Akhir pekan kemarin, ratusan Web Site Lithuania di-deface oleh kelompok pro-Soviet dan anti Lithuania, seperti yang dikutip dari berita The New York Times.
Jumat kemarin, situs pemerintah Lithuania telah mendapatkan peringatan akan adanya serangan terhadap website dan segera melakukan pertahanan. Namun, banyak situs komersil tidak mengetahui peringatan tersebut, sehingga ratusan situs tersebut terkena deface. Tapi, Senin kemarin, banyak diantara situs tersebut sudah kembali seperti semula.
Bukti awal menunjukkan ada sebuah
kelompok hacker yang telah mengorganisasikan
untuk melakukan serangan. Alamat IP yang digunakan
untuk melakukan serangan berasal dari berbagai negara,
tapi menurut Reston dari iDefense, dalam
pernyataannya ke The Washington Post bahwa satu situs,
hack-war.ru, sepertinya ikut dalam aksi sernagan
tersebut.
Dancho Danchev, dari ZDNet
menjelaskan bahwa aksi deface tersebut bisa
saja meluas/meningkat menjadi aksi
denial-of-service. Selain itu, Brian Krebs
dari The Wahington Post berspekulasi bahwa
Negara-negara pecahan akan mencoba untuk mempertahankan
diri dari aksi cyber attack yang sama seperti
apa dialami oleh ratusan web Lithuania dimasa
mendatang.
Sama seperti serangan Denial-Of-Service (DOS) ke situs-situs Estonia, serangan yang baru terjadi ini merupakan reaksi dihilangkannya symbol Soviet di bendera Lithuania.
Penulis : Arief Lukman
FTI -
Universitas Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

