Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Perusahaan media Italia, Mediaset Group menggugat YouTube sebesar 780 juta dollar Amerika, dengan dugaan situs tersebut menerima secara ilegal ribuan video milik Mediaset.
Gugatan masuk ke pengadilan sipil Roma, tergugat atas nama YouTube dan Google. Mediaset mengoperasikan stasiun televisi di Italia dan Spanyol, selain itu, perusahaan tersebut memproduksi film dan TV Show. Sebagai catatan, Wakil Ketua Mediaset Group ialah putra Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi.
Perusahaan mengklaim bahwa sampai 10 Juni, terdapat 4643 video klip di YouTube, dengan total 325 jam materi yang dimiliki Mediaset Group. Perusahaan yakin tiga stasiun TV di Italia kehilangan 315.672 pemirsanya setiap hari. Gugatan yang diberikan tidak termasuk hilangnya penghasilan dari iklan.
Pihak YouTube mengatakan bahwa kebijakan
perusahaan akan menghapus video yang tidak berijin jika
ada komplain dari pihak pemilik video (perusahaan
media). “Tuntutan seperti ini mengancam cara
seseorang untuk bertukar informasi, berita, hiburan,
ekspresi seni dan politik melalui internet,” ujar
pihak YouTube Rabu kemarin. “YouTube menghargai
pemegang hak cipta dan menganggap serius masalah hak
cipta ini. Kami melarang user meng-upload
materi yang tidak berijin dan kami bekerja sama
dengan para pemegang hak cipta untuk mengidentifikasi
dan dengan cepat kami menghapus materi yang tidak
berijin jika mendapatkan laporan resminya.”
Saat ini, YouTube juga sedang berjuang dengan
tuntutan sebesar 1 miliar dollar yang dilayangkan oleh
raksasa media, Viacom, dimana klaimnya adalah isi yang
ada di YouTube tidak berijin juga.
Penulis : Arief Lukman
FTI - Universitas
Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

