Perusahaan Media Italia Gugat YouTube

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Perusahaan media Italia, Mediaset Group menggugat YouTube sebesar 780 juta dollar Amerika, dengan dugaan situs tersebut menerima secara ilegal ribuan video milik Mediaset.

Gugatan masuk ke pengadilan sipil Roma, tergugat atas nama YouTube dan Google. Mediaset mengoperasikan stasiun televisi di Italia dan Spanyol, selain itu, perusahaan tersebut memproduksi film dan TV Show. Sebagai catatan, Wakil Ketua Mediaset Group ialah putra Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi.

Perusahaan  mengklaim bahwa sampai 10 Juni, terdapat 4643 video klip di YouTube, dengan total 325 jam materi yang dimiliki Mediaset Group. Perusahaan yakin  tiga stasiun TV di Italia kehilangan 315.672 pemirsanya setiap hari. Gugatan yang diberikan tidak termasuk hilangnya penghasilan dari iklan.

Pihak YouTube mengatakan bahwa kebijakan perusahaan akan menghapus video yang tidak berijin jika ada komplain dari pihak pemilik video (perusahaan media). “Tuntutan seperti ini mengancam cara seseorang untuk bertukar informasi, berita, hiburan, ekspresi seni dan politik melalui internet,” ujar pihak YouTube Rabu kemarin. “YouTube menghargai pemegang hak cipta dan menganggap serius masalah hak cipta ini. Kami melarang user meng-upload materi yang tidak berijin dan kami bekerja sama dengan para pemegang hak cipta untuk mengidentifikasi dan dengan cepat kami menghapus materi yang tidak berijin jika mendapatkan laporan resminya.”
Saat ini, YouTube juga sedang berjuang dengan tuntutan sebesar 1 miliar dollar yang dilayangkan oleh raksasa media, Viacom, dimana klaimnya adalah isi yang ada di YouTube tidak berijin juga.

Penulis : Arief Lukman
FTI - Universitas Atmajaya




Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker