Posted: 09 Juli 2008 08:16:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 2271 kali
Masih berkaitan dengan berita dari Microsoft yang telah resmi menghentikan penjualan Windows XP beberapa waktu lalu. Kini Microsoft telah mengumumkan kepada user yang menggunakan Windows XP untuk tidak terlalu banyak berharap akan menerima service pack yang baru untuk sistem operasi tersebut. Untuk mengatasi dari otomatis installing, user dapat mendowload sebuah tool yang dapat memblokir proses update.
Microsoft pada hari Senin (07/07) lalu mengungkapkan bahwa pihaknya akan merilis Windows XP SP3 secepatnya tetapi melalui layanan Automated Updates, hingga XP SP3 kompatibel dengan system dan aplikasi yang ada. Windows XP SP3 sebenarnya masih belum kompatibel dengan system Dynamics Retail Management dari Microsoft yang terinstal di computer. Namun, Microsoft menambahkan bagi user yang tidak ingin menginstal sistem operasi Windows XP SP3, yang mungkin dapat menyebabkan masalah untuk sistem computer, dapat mendownload Windows Service Pack Blocker Kit.
Senior Manager Account Technical Microsoft, Nick MacKechnie, mengungkapkan pendapatnya, manager perusahaan IT juga dapat menginstal Windows Service Pack Blocker Kit untuk memblokir service pack yang tidak diinginkan. Setelah adanya penundaan, akhirnya Microsoft merilis juga Windows XP SP3 untuk menggantikan sistem operasi Windows XP yang telah ‘pensiun’. Namun, bagaimanapun service pack telah menawarkan peningkatan versi sistem operasi, termasuk semua update mulai dari Windows XP SP2 yang rilis tahun 2004.
Windows XP SP3 juga memiliki deteksi router "
black hole", sebuah fitur yang secara otomatis akan mendeteksi router yang secara tersembunyi menolak paket yang sedang didownload user. Fitur pendeteksi router tersebut telah diset default oleh Microsoft dalam Windows XP SP3. Sebagai tambahan, Microsoft mengungkapkan bahwa Windows XP SP3 telah ‘mencuri’ model aktivasi Vista, yang berarti kunci untuk tiap copy sistem operasi Windows XP SP3, tidak perlu dimasukkan selama proses instalasi. Hal ini berguna untuk manager IT corporate yang membutuhkan ratusan bahkan ribuan instalasi sistem operasi. (h_n)