Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Microsoft harus bekerja lebih keras lagi untuk
menghadapi rival-rivalnya seperti Google, IBM dan
perusahaan besar lainnya yang telah menyediakan program
desktop yang gratis. Microsoft menyadari adanya ancaman
besar pada kelangsungan hidup Office dari competitor
yang menyediakan software dengan cuma-cuma tersebut.
Pada hari Rabu (02/07), Microsoft telah
memberikan kepada konsumen sebuah pilihan untuk membeli
lisensi tahunan untuk Office dan security package
Windows Live OneCare seharga USD 69,99 per tahun, yang
dipadukan dalam sebuah program bernama Equipt.
Microsoft sangat bergantung pada program Equipt
tersebut untuk menangkal ancaman dari kompetitornya,
yang telah menciptakan open source desktop
suite yang gratis dan dapat
didownload di Internet, dan memiliki kemampuan hampir
sama dengan Office dari Microsoft. Lisensi yang
ditawarkan oleh Microsoft akan meng-cover
penggunaan software Equipt pada lebih dari tiga
computer dan termasuk akses ke semua upgrade produk
mendatang. Microsoft akan meluncurkan program Equipt
dalam pertengahan July di U.S.
“Konsumen menjadi frustrasi ketika harus menghabiskan waktu dan usaha untuk menginstal tipe software yang berbeda, tetap meng-update ke dalam versi terbaru, dan hampir selalu set up computer. Kami ingin mengurangi kepenatan konsumen dengan menjalankan program yang kami buat hanya dengan beberapa mouse-click.”, kata Bryson Gordon, Manager Microsoft Group.
Program Equipt memiliki semua fitur aplikasi Office seperti Word, Excel, PowerPoint, OneCare, Messenger, Photo Gallery, ditambah dengan aplikasi lainnya. Microsoft mengharapkan bahwa dengan Equipt, cukup untuk mencegah konsumen berpindah ke software gratis buatan kompetitornya. Sudah cukup Microsoft mengalami hal yang sulit sejak konsumsi produk Office turun sebesar 39%, terutama dengan adanya program upgrade Office 2007 yang diduga sebagai pendorong turunnya peminat Office. Namun, hingga sekarang Office belum juga menunjukkan peningkatan yang berarti selama empat bulan belakangan ini.
Kompetitor Microsoft seperti Google telah
meluncurkan Google Docs yang memiliki fitur fungsional
yang sama dari aplikasi Office dan gratis. Sedangkan
IBM telah menawarkan Lotus Symphony, desktop gratis yang satu
paket dengan open source openOffice.org. (h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

