Kemenangan Blu-ray Akhiri Riwayat HD-DVD

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: Jan 2008

Topik Hardware Apakah Yang Paling Anda Minati


Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com

    
    dummy

    
    
         
Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Pergulatan Sony dan Toshiba untuk memperjuangkan masing-masing format andalan mereka untuk kelas high-definition video berakhir sudah. Seperti yang telah diduga sebelumnya, akhirnya Sony dengan format Blu-ray Disc yang diusungnya, memenangkan peperangan ini pada Selasa kemarin (19/2). Di lain pihak Toshiba dengan HD-DVD nya dilaporkan akan segera menghentikan semua produksi HD-DVD beserta player-nya.

Hal ini tentunya mementahkan semua usaha yang dilakukan Toshiba untuk merebut pasar selama ini. Seperti yang diketahui bersama, Toshiba telah mengupayakan sedemikian rupa penjualan HD-DVD andalannya, mulai dari memotong harga jual player-nya, hingga merangkul studio film di bawah bendera Viacom's Paramount Pictures, yang juga pemilik dari DreamWorks SKG, serta Universal Pictures.

Sebenarnya, baik HD DVD maupun Blu-ray Disc mempunyai kualitas yang sama baiknya, dari sisi kejernihan gambar dan suara, keduanya pun dipandang sebagai perpaduan yang sangat cocok bagi TV set Amerika. Namun yang membedakan keduanya adalah bahwa HD-DVD Player dapat dikoneksikan langsung ke Internet untuk mendownload trailer film dan berbagai bonus content, serta mempunyai sebuah fasilitas window kecil yang berisi komentar dari sutradara ataupun aktor film tersebut ketika film sedang diputar.

Persaingan antara Sony dan Toshiba dalam memperebutkan high-definition video market bisa dibilang merupakan perang terbesar pertama dalam hampir dua dekade setelah sebelumnya pada era 1980-an juga terjadi peperangan serupa antara Betamax dan VHS, yang akhirnya dimenangkan oleh VHS.

Dari sisi konsumen, akhir dari perang format ini merupakan sebuah awal yang baik. Hal ini disebabkan oleh karena konsumen tidak perlu khawatir salah lagi dalam memilih atau membeli player ataupun high-definition movie yang ada. Sony sebagai pemenang dari perang format ini tentunya akan mendapat banyak sekali keuntungan dari ditetapkannya Blu-ray Disc miliknya sebagai standart high-definition video. Dari kemenangan ini, sudah pasti tidak saja produk Sony akan merajai pasar high-definition video, namun juga royalti akan mengalir deras ke pundi-pundi uang Sony.(dna)




  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com

Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)

Paling Dicari Hari Ini

eXTReMe Tracker
Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA