Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Hakim Federal di New York memerintahkan kepada Google untuk memberikan Viacom sebuah database yang menghubungkan pemakai dari YouTube, situs video web terbesar sampai saat ini, dengan setiap klip yang dapat ditonton di sana.
Soal kenaikan penggunaan diantara pemakai dan kebebasan pribadi video online itu melihat kebiasan dari jutaan dari orang akan terekspos. Tetapi Viacom dan Google, selaku pemiilik YouTube, berkata mereka berharap dapat mendatangkan kenaikan pengunjung dengan jalan merahasiakan identitas dari pengunjung YouTube.
Viacom berkata informasi akan terlindungi oleh jaminan proteksi dengan adanya pembatasan akses pada data diluar member, dimana akan digunakan semata-mata untuk menekan privasi Viacom sebesar $1 milyar sebagai gugatan melawan google.
Walaupun demikian, dimana telah membuat publik terlambat, diperbarui dengan pencapaian persetujuan tentang data pribadi di internet seperti Google mengumpulkan informasi pribadi yang dapat disalahgunakan atau diduga dapat jatuh pada pihak ketiga.
Luis Stanton U.S Distrik memerintahkan Google untuk memberikan Viacom dengan data-data dari semua video yang ditayangkan di YouTube, memikirkan pengguna harus masuk dengan menggunakan identitas dan menggunakan alamat internet untuk komputer mereka.
Log Tanpa Identitas
Data akan dirilis hanya untuk penggugat dan tidak akan memberikan nama dan email yang sebenarnya. Meskipun demikian, Catherine Lacavera seorang pengacara Google mengungkapkan kekuatiran tentang privasi proteksi.
Michael Fricklas seorang Pengacara Viacom berkata permintaan untuk menyimpan informasi tanpa identitas sedang dalam pertimbangan. Viacom mencoba untuk melihat banyaknya dari pelanggaran privacy pengunjung dari YouTube pengunjung melihat video online dari pertunjukan televisi kabel termasuk ” South Park”, ”The Colbert Report” dan kartun Nickelodeon.
”Pengandilan memberikan kesan kekuasaan yang salah, hal ini merupakan kemunduran untuk keadilan privacy, dan mengijinkan Viacom untuk melihat apa yang kamu lihat pada YouTube,” kata Opsahl.
Penulis : Andi Gunawan
FTI - Universitas
Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

