Intel Akhirnya Hengkang dari OLPC Project

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Berita tentang hengkangnya Intel dari One Laptop Per Child (OLPC) project ini pertama kali dilaporkan  oleh The Wall Street Journal  melalui email pada hari  Kamis yang lalu.  Hanya selang waktu enam bulan semenjak Intel dan penggagas OLPC Nick Negroponte setuju untuk bekerja sama dan mengesampingkan perbedaan diantara kedua belah pihak untuk merealisasikan project laptop murah bagi pendidikan anak-anak di negara berkembang. Perpecahan ini menyeruak saat Negroponte menyatakan tidak ingin melihat dukungan Intel terhadap project laptop ekonomis lainnya seperti Asus Eee.

Menurut Intel, Negroponte meminta perusahaan pembuat chip ini untuk menghentikan penjualan Classmate PC selama Intel tergabung menjadi bagian dari  OLPC, yang pada kenyataannya laptop XO yang telah dikirimkan ternyata mempergunakan chip AMD.

Tujuan OLPC untuk menghasilkan laptop yang murah bagi anak-anak di negara berkembang rupanya masih belum bisa sejalan dengan kebijakan bisnis Intel, walaupun keduanya telah menyetujui untuk duduk bersama dalam suatu kerja sama pada bulan July yang lalu. Pihak OLPC menyatakan kekecewaannya atas sikap Intel dalam proyek OLPC ini, karena Intel dinilai tidak menepati janjinya dalam proyek ini.

Negroponte menyatakan secara sederhana ia hanya menginginkan Intel berhenti untuk menjual Classmate laptop-nya di negara-negara dimana OLPC mencoba menjual XO laptopnya, maupun di negara-negara yang telah memutuskan untuk bergabung dengan OLPC untuk mengembangkan XO laptop ini. Namun rupanya Intel tetap melanjutkan penjualan Classmate laptop-nya. Lebih lanjut Negroponte menyatakan, “Seperti yang telah kami nyatakan di waktu yang lalu, OLPC melihat anak-anak ini (di negara berkembang-red) sebagai misi, sedangkan Intel ternyata melihat mereka sebagai market”.

Selain itu Negroponte juga menandaskan bahwa versi XO laptop dari Intel yang pernah ditawarkan masih merupakan laptop yang relatif mahal dengan konsumsi daya yang kurang hemat pula, hal ini tentu saja masih belum dapat sejalan dengan tujuan dari OLPC.(dna)

 



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker