Teknologi Masuk Desa, Masih Timpang

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 12Desember2008

Di kota mana event besar beritanet selanjutnya diadakan?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel Teknologi di Indonesia mungkin memang tidak semaju negara berkembang lainnya, seperti Jepang dan Singapura, namun kita boleh berbangga hati melihat perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya dan sebagainya. Namun, bila melihat ke daerah kecil yang terpencil, apakah sama dengan kondisi perkembangan teknologi di kota besar?

Menurut Dr. Moedjiono, M.Sc, staff ahli Bidang Hubungan Internasional dan Kesenjangan Digital, Departemen Komunikasi dan Informatika, kondisi geografis Indonesia yang menyebabkan perlunya biaya besar untuk membangun jaringan komunikasi di daerah-daerah terpencil. Namun, pihaknya akan tetap berusaha untuk memeratakan jaringan telekomunikasi dan telepon untuk desa atau daerah terpencil, dan secara khusus akan menggunakan fiber optic yang lebih efektif.

Tidak hanya system telekomunikasi saja, namun juga layanan Internet dan program computer yang berbahasa Indonesia. Untuk itu, menurut Dr. Moedjiono akan menyiapkan koneksi Internet yang melalui satelit, dan mengenai software berbahasa Indonesia akan menunggu kesepakatan antara peneliti, akademisi, dan pengembang linguistik, yang kemudian akan merencanakan bagaiamana pengemabangannya.

Dr. Moedjiono menambahkan, untuk software berbahasa Indonesia, sepertinya agak rumit karena harus memperhatikan ejaan dan aturan-aturan penulisan dalam EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) Bahasa Indonesia. Selain software berbahasa Indonesia, menurut Dr. Moedjiono, juga akan digalakkan pengembangan teknologi sigital dalam bidang lainnya, seperti bidang pendidikan dan kesehatan. (h_n)



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker