Sebarkan Email Pribadi eks-Manager, Hacker Spanyol dipenjara

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Seorang hacker didakwa dua tahun penjara karena menyebarkan ratusan email pribadi eks-manajernya. Email-email tersebut diambil dari komputer kerja eks-manajernya dan dia juga membuka rahasia mengenai kehidupan cinta manajernya tersebut. Hacker tersebut mengirim email-email tersebut  ke mantan istri manajernya dan memberitahukan dengan siapa suaminya menjalin hubungan. Selain itu, dia juga mengirimkan email-email tersebut ke kantor walikota tempat eks-manajernya bekerja dan ke beberapa orang yang mengenal eks-manajernya.

Pengadilan Barcelona kemarin akhirnya memenjarakan hacker tersebut (dengan tidak menyebutkan nama) selama dua tahun dengan dakwaan “menyebarkan rahasia orang lain”. Selain itu, dia juga mendapatkan sanksi sebesar 3240 euro dan membayar kompensasi sebesar 4000 euro ke pihak korban.

Menurut hakim, berdasarkan peraturan di Spanyol, pihak pengadilan diijinkan untuk mengejar siapa saja yang “mendapatkan akses ke sistem informasi atau komputer-komputer  publik atau pribadi mengenai informasi kehidupan seseorang atau keluarga” . Selain itu, pengadilan tinggi Spanyol mengatur  hak privasi orang “keberadaan area pribadi yang dijauhkan dari orang lain diperlukan untuk menjaga kualitas hidup seseorang”.

Dalam kasus ini, hanya 2 persen email-email yang telah disebarkan mengandung informasi “highly information nature”. Hakim mengatakan cara yang dilakukan tersangka melanggar hak pribadi korban merupakan faktor terpenting dalam kasus ini, lebih dari isi dari email-email tersebut.

Manajer tersebut telah meninggalkan tempat kerjanya pada tahun 2006 dan dia yakin telah menghapus semua email-email pribadinya. Motif mantan rekan kerjanya tersebut meng-hack kedalam komputer kerjanya masih belum jelas dalam sidang pengadilan, selain itu, bagaimana hacker tersebut dapat mengakses email korbannya yang sudah dihapus juga masih belum jelas.

 

Oleh : Arief Lukman
FTI - Universitas Atma Jaya



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker