Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Kementerian Luar Negeri China menolak tuduhan mematai-matai yang diajukan oleh Senator Amerika, namun, tidak dengan spesifik menyangkal tuduhan mengenai otoritas China yang memaksa hotel asing yang beroperasi di sana diharuskan meng-install software penyadap Internet.
“Tuduhan tersebut tidak wajar”, statement XinHua News Agency yang mengutip perkataan Liu Jianchao, juru bicara Kementerian Luar Negeri dalam konferensi press dua mingguan pada hari Kamis kemarin. “Privasi sangat dihargai dan dijamin di China,” ujarnya.
Selasa kemarin, Sam Brownback, Senator dari Negara bagian Kansas, Amerika Serikat, menuduh China memerintahkan pihak hotel untuk mengijinkan Biro Keamanan Publik (Polisi) China untuk memasang hardaware dan software Internet monitoring. “Pemerintah China telah memasang sebuah system untuk memata-matai dan mengumpulkan informasi tamu hotel saat Olimpiade berlangsung,” ujar Sam Brownback. “Hal ini berarti, para jurnalis, keluarga atlet, dan para pengunjung lainnya akan menjadi subjek invasi pengumpulan data oleh Biro Keamanan Publik China.”
Brownback tidak mengidentifikasi hotel mana saja yang telah menerima perintah tersebut. Pihak kantor Sam Brownback tidak merespon telepon yang meminta salinan dokumen yang menurut Brownback merupakan bukti mengenai adanya perintah dari Biro Keamanana Publik tersebut. Tuduhannya ini merupakan tuduhan kesekian kalinya kepada pemerintah China, dimana tuduhan pertama kali ia ajukan pada awal bulan Mei lalu.
Namun, jaringan
hotel yang tergabung dalam Starwood (termasuk di
dalamnya hotel Sheraton, St. Regis, Westin dan Four
Points) dan Wyndham (termasuk di dalamnya hotel Super 8
dan Days Inn) tidak mau memberikan respon saat ditanya
mengenai tuduhan Senator BrownBack.
Penulis : Arief Lukman
FTI - Universitas
Atmajaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

