China Tolak Tuduhan Senator Amerika

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Kementerian Luar Negeri China menolak tuduhan mematai-matai yang diajukan oleh Senator Amerika, namun, tidak dengan spesifik menyangkal tuduhan mengenai otoritas China yang memaksa hotel asing yang beroperasi di sana diharuskan meng-install software penyadap Internet.

“Tuduhan tersebut tidak wajar”, statement XinHua News Agency yang mengutip perkataan Liu Jianchao, juru bicara Kementerian Luar Negeri dalam konferensi press dua mingguan pada hari Kamis kemarin. “Privasi sangat dihargai dan dijamin di China,” ujarnya.

Selasa kemarin, Sam Brownback, Senator dari Negara bagian Kansas, Amerika Serikat, menuduh China memerintahkan pihak hotel untuk mengijinkan Biro Keamanan Publik (Polisi) China untuk memasang hardaware dan software Internet monitoring. “Pemerintah China telah memasang sebuah system untuk memata-matai dan mengumpulkan informasi tamu hotel saat Olimpiade berlangsung,” ujar Sam Brownback. “Hal ini berarti, para jurnalis, keluarga atlet, dan para pengunjung lainnya akan menjadi subjek invasi pengumpulan data oleh Biro Keamanan Publik China.”

Brownback tidak mengidentifikasi hotel mana saja yang telah menerima perintah tersebut. Pihak kantor Sam Brownback tidak merespon telepon yang meminta salinan dokumen yang menurut Brownback merupakan bukti mengenai adanya perintah dari Biro Keamanana Publik tersebut. Tuduhannya ini merupakan tuduhan kesekian kalinya kepada pemerintah China, dimana tuduhan pertama kali ia ajukan pada awal bulan Mei lalu.

Namun, jaringan hotel yang tergabung dalam Starwood (termasuk di dalamnya hotel Sheraton, St. Regis, Westin dan Four Points) dan Wyndham (termasuk di dalamnya hotel Super 8 dan Days Inn) tidak mau memberikan respon saat ditanya mengenai tuduhan Senator BrownBack.


Penulis : Arief Lukman
FTI - Universitas Atmajaya




Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker