Newsletter
Voting: 22Oktober2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Sepertinya masalah terus datang kepada Amazon.com, situs retail terbesar yang menangani pembelian berbagai poduk secara online. Setelah Jumat (06/06), situs Amazon down sekitar pukul 10:25 hingga dua jam lamanya, kini Amazon kembali dengan masalah tersebut yang terjadi pada hari Senin (09/06) kemarin. Senin lalu, Amazon down sekitar pukul 1:10 siang dan membuat user terkejut dengan adanya pesan error “Service Unavailable” ketika user mengunjungi situs tersebut. Pesan error yang terjadi pada hari Senin juga sama dengan hari Jumat, hanya bedanya pada hari Senin, server situs Amazon hanya down sekitar 15 menit, namun sepertinya berlanjut sekitar tiga jam kemudian.
Pada komentarnya Jumat lalu, Amazon mengungkapkan bahwa sisem Amazon sangatlah kompleks dan mereka harus bekerja untuk meminimalisir adanya kerusakan agar situs kenbali seperti semula. Namun, untuk kasus Senin kemarin, Amazon belum memberikan komentar apa-apa kepada pers. Pihak Amazon menyatakan bahwa situs AWS juga down saat itu juga walaupun user yang menggunakan AWS (Amazon Web Service) mengatakan bahwa aplikasi mereka pada AWS tidak mati.
Masalah downtime ini bukanlah hal baru untuk kebanyakan perusahaan Web 2.0, seperti contoh Twitter. Desain situs memiliki peranan besar sebagai penyebab terjadinya keruaskan, dan Twitter juga telah mengalaminya. Namun, menurut pihak Amazon, kasus tersebut jarang terjadi pada situs Amazon. Konsekuensi yang dialami Amazon mengenai penjualan Xbox 360 telah menyebabkan situs down untuk beberapa saat.
Keynote System, perusahaan
monitoring aktivitas Web, mengungkapakan alasan yang
melandasi matinya sebuah situs biasanya disebabkan oleh
human error, dan menunjuk point konfigurasi
file dalam situs. Namun, hingga sekarang belum ada
alasan yang jelas dari Amazon.
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

