Newsletter
Voting: maret2010
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Peneliti dari Google telah memikirkan untuk membuat system CAPTCHA yang baru, yang menggunakan seri acak gambar dengan rotasi berbeda arah, untuk membedakan antara pengunjng manusia atau script otomatis. Teknik tersebut diperkenalkan lebih detail dalam paper yang berjudul What’s Up CAPTCHA?.
Paper
tersebut berisi CAPTCHA yang biasa dipakai ketika user
sign up untuk mengakses account suatu situs atau
menjalankan website lain dengan beberapa gambar yang
identik, namun ada yang berbeda, yakni beberapa di
antaranya ada yang berposisi terbalik atau menghadap
samping. Untuk mendapatkan akses guna membuat account
atau posting comment, user harus sukses mengklik gambar
dengan sisi yang benar.
“Keuntungan
utama dari teknik CAPTCHA yang kami buat jauh dari
teknik text recognition tradisional, dimana teknik baru
ini memiliki independent bahasa, tidak meminta masukan
text seperti di device mobile, dan memanfaatkan domain
lain untuk generasi CAPTCHA, daripada penggunaan
karakter biasa. CAPTCHA ini akan memberi implementasi
cepat dan suplai image yang tidak terbatas.”
seperti yang disebutkan dalam paper.
Sementara peneliti Rich Gossweiler, Maryam
Kamvar dan Shumeet Baluja, mengatakan bahwa orientasi
image adalah sesuatu yang mudah untuk manusia, namun
cukup sulit untuk komputer. Bahkan, jika sebuah script
mampu menebaknya, masih ada satu dari 22 kesempatan
lainnya untuk mengambil gambar yang benar.(h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

