Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Meskipun melalui perjuangan berat dan air mata, Hee Ah Lee berlatih piano setiap hari. Kadang-kadang untuk memainkan sebuah lagu, dia memerlukan waktu satu tahun. Malah untuk memainkan salah satu karya Chopin, dia berlatih sekitar lima sampai sepuluh jam setiap hari selama lima tahun. Untuk satu buah lagu!
Guru
piano pertama Hee Ah Lee selalu memperlakukannya dengan
keras. Beliau selalu berkata "Jangan bersikap
seperti orang cacat. Tapi bermain lah seperti orang
normal." Hee Ah Lee berusaha mandiri dalam segala
hal. Berjalan, belanja, mandi, keramas, dan sebagainya.
Hee Ah Lee yang fisik dan mentalnya kurang sempurna
telah membuktikan bahwa dia bisa bangkit, berjuang, dan
menang. Mengalahkan semua kekurangannya dan mengubah
hidupnya.
Padahal kalau dipikir-pikir, Hee Ah Lee
memiliki alasan yang sangat kuat untuk gagal. Orang
yang berjari 10 saja masih sulit belajar piano, eh, dia
hanya berjari empat. Orang lain memiliki kaki yang
sehat dan kuat untuk menginjak pedal piano, eh, dia
kakinya hanya sebatas lutut. Orang lain memiliki
kecerdasan sesuai dengan usianya, eh, dia menderita
keterbelakangan mental.
Ternyata, keterbatasan
tidak membuat semangat He Ah Lee padam. Ia menjadi
pelita bagi banyak orang di seluruh dunia, yang justru
malu dengan kondisi mereka yang normal tetapi tidak
mampu berbuat sesuatupun.
Jadi, kembali
kepada kita, mau jadi apa kita?
Ignite
your life!
halaman sebelumnya
:
Pelajaran Berharga
dari Hee Ah Lee - bag 1
Dessy Danarti
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

