Newsletter
Voting: Juni 2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Seringkali kita menyalahkan keadaan atas ‘nasib’ yang menimpa hidup kita. Kita menyalahkan kondisi ekonomi yang kurang sehingga tidak bisa sekolah, kita protes kenapa tidak lahir dari keluarga pengusaha sehingga bisa membeli apa saja, kita menyalahkan orangtua karena tidak menurunkan bakat menyanyi sehingga tidak bisa tenar sebagai penyanyi, dan sebagainya. Bahkan lebih parah, bila terkena masalah, bukannya mencoba mencari solusi tapi justru mencari kambinghitamnya.
Menjadi kaya atau miskin, menjadi pintar atau bodoh, menjadi pengusaha atau karyawan, sepenuhnya adalah pilihan. Kita diberi Tuhan kebebasan untuk memilih, mau jadi apa. Tuhan telah memberi kita talenta masing-masing. Terserah pada kita apakah akan dikembangkan atau malah dikubur dalam-dalam. Kita bisa berkaca dari kisah seorang gadis berikut:
Hee Ah Lee adalah seorang gadis Korea Selatan berumur 22 tahun, pianis dunia yang terkenal, yang sering berkeliling dunia untuk mengadakan konser piano. Dia bahkan pernah bermain piano di Gedung Putih.
Sebelum lahir, orangtuanya telah diberitahu bahwa anaknya akan lahir cacat. Bahkan ada sanak keluarga yang menyarankan agar mereka langsung mengirimkan anaknya tersebut ke panti asuhan segera setelah lahir.
Hee Ah Lee lahir dengan kedua
tangan menderita lobster claw syndrom di mana
masing-masing tangannya hanya memiliki dua jari yang
bentuknya mirip capit udang. Selain itu, kedua kakinya
hanya sampai batas lutut. Yang lebih menyedihkan, Hee
Ah Lee juga mengalami keterbelakangan mental.
Benar-benar lengkaplah penderitaannya. Tapi pasangan
suami-istri ini melihat anaknya sebagai anugerah Tuhan.
Mereka merawatnya dengan penuh kasih sayang.
Pada
usia enam tahun, Hee Ah Lee belum bisa memegang pensil.
Untuk menguatkan otot tangan dan kakinya, serta untuk
melatih gerakan motorik tangan dan kakinya, maka dokter
menganjurkan agar Hee Ah Lee bermain piano. Tak
disangka-sangka, keterampilan bermain piano ini
ternyata nantinya akan membuka jendela dunia bagi Hee
Ah Lee.
bersambung :
Pelajaran Berharga
dari Hee Ah Lee - bag 2
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

