Cinta Sesama, Persembahan Terakhir Warren Buffet Bagi Sang Istri

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: Jan 2008

Topik Hardware Apakah Yang Paling Anda Minati


Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com

    
    dummy

    
    
         
Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Peristiwa kematian merupakan sebuah peristiwa kehilangan yang paling ditakutkan banyak orang. Tak terkecuali hal ini pula yang dirasakan oleh orang terkaya di dunia, Warren Buffet. Terlepas dari segala kesuksesan usaha dan kekayaan yang dimilikinya, Buffet tetaplah seorang manusia biasa. Sepeninggal Susan, istrinya, yang meninggal pada tahun 2004 lalu, Buffet merasa hidupnya hampa. Ditinggalkan oleh seorang wanita yang telah setia menemani dalam suka dan duka selama 52 tahun merupakan sebuah kehilangan besar bagi seorang Warren Buffet.

Buffet mengaku hampir tidak percaya ketika istrinya dipanggil pulang oleh Sang Pencipta. “Susie dua tahun lebih muda daripada saya. Padahal wanita biasanya hidup lebih lama daripada pria. Dan saat ini kesehatan saya baik-baik saja”, tuturnya kepada majalah Fortune. “Saat Susie masih hidup, kami selalu berpendapat bahwa ia akan mewarisi saham saya di Berkshire dan ia akan menggantikan saya mengawasi distribusi kekayaan kami kepada masyarakat. Kami selalu berpendapat bahwa kalau kami dipanggil Tuhan, maka harta kekayaan itu harus diberikan kepada mereka yang membutuhkan.”

Kematian Susie membuat Buffet terus merenung mencari jalan agar ia dapat menghabiskan sisa hidupnya dengan tenteram dan bahagia. Setelah melalui beberapa bulan dalam kedukaannya, akhirnya Buffet membuat keputusan yang sangat mengejutkan bagi semua orang, dengan menyumbangkan 85% harta kekayaannya. Tidak ada alasan lain bagi Buffet untuk menyumbangkan hartanya tersebut selain pesan Susie sebelum meninggal. Buffet menuturkan bahwa sebelum meninggal istrinya memang sempat memintanya untuk membagikan harta kekayaannya bagi orang-orang yang membutuhkan.

Buffet mengatakan bahwa selama ini ia dan istrinya tidak pernah berencana untuk mewariskan harta kekayaannya kepada anak-anak mereka. Buffet dan Susie sangat menginginkan anak-anaknya sukses dengan usaha mereka sendiri. “Bukan hal rasional dan benar untuk membanjiri mereka dengan uang. Kalau Anda melakukan itu mereka akan menjadi sangat besar kepala dan cenderung menjadi seorang meritocracy. Mega kekayaan dinasti akan jatuh ke ladang permainan yang seharusnya dihindari.” Buffet mengaku sudah cukup puas dengan apa yang dimilikinya sekarang dan apa yang sudah pernah ia rasakan hingga saat ini. “Saya punya sedikit harapan bahwa apa yang saya lakukan ini akan mendorong orang kaya lainnya untuk mengembangkan rasa cinta kepada sesama (philanthropy)”

Buffet mengawali bisnisnya pada awal 1970-an dengan mempergunakan 15 juta dollar Amerika yang ia miliki untuk mengontrol Berkshire. Sebelumnya ia bekerja di tempat lain dengan gaji 50 ribu dollar Amerika per tahunnya. Ia menikahi Susie pada tahun 1952. Saat itu ia mengatakan kepada Susie, akan menjadi orang kaya. Dan Buffet membuktikan janjinya dengan kerja kerasnya selama bertahun-tahun  hingga kemudian ia benar-benar menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Selama itu pula Susie dengan setia mendampingi dan mendukung setiap usaha yang dilakukan suaminya.”Saya kaya bukan karena punya tambang atau kerja keras. Tapi semuanya itu karena saya lahir dengan ketrampilan yang tepat dan bekerja di tempat yang tepat, serta waktu yang tepat pula”, kenangnya dengan rendah hati. (./dna)




  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com

Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)

Paling Dicari Hari Ini

eXTReMe Tracker
Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA