Posted: 07 November 2009 19:51:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 1513 kali

Berita cukup menggemparkan media Internet, ketika sebuah foto menunjukkan seorang polisi menarik rambut wanita tanpa busana alias telanjang selama razia prostitusi di China. Foto tersebut diambil oleh media local China Daily yang menampilkan seorang polisi berpakaian preman sedang melakukan razia pelacur di sarang-sarang prostitusi dan perjudian di Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan.
Dalam gambar ditampilkan polisi tersebut menarik rambut seseorang dengan kasar dalam proses penegakan hukum, dan memaksa mengambil foto telanjang dengan maksud kekerasan, menurut sumber dari portal berita Chinaren. Hal itu merupakan tindak pidana yang jauh lebih serius daripada pelacuran, tambah dari sumber yang sama.
Sebuah video clip yang telah tersebar di dunia online, menunjukkan polisi tak berseragam tersebut sedang bertanya kepada wanita telanjang yang bersimpuh di lantai mengenai berapa banyak pelacur tersebut ‘melakukannya’. Namun, untuk adegan tarik rambut tidak ada dalam video tersebut.
Sementara menurut polisi Zhengzhou yang tidak mau disebutkan namanya, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Selanjutnya terdapat polling dari 870 responden dalam sebuah website berita yang bekerja sama dengan agen investigasi China, menyebutkan bahwa 57 persen menentang publikasi foto dengan alasan “Pelacur juga memiliki hak asasi”. Sedangkan 35 persen lainnya lebih menentang metode polisi dan juga menyalahkan publikasi dari media.
Komentar Anda