Newsletter
Voting: maret2010
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Berita cukup menggemparkan media Internet, ketika sebuah foto menunjukkan seorang polisi menarik rambut wanita tanpa busana alias telanjang selama razia prostitusi di China. Foto tersebut diambil oleh media local China Daily yang menampilkan seorang polisi berpakaian preman sedang melakukan razia pelacur di sarang-sarang prostitusi dan perjudian di Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan.
Dalam gambar ditampilkan polisi
tersebut menarik rambut seseorang dengan kasar dalam
proses penegakan hukum, dan memaksa mengambil foto
telanjang dengan maksud kekerasan, menurut sumber dari
portal berita
Chinaren. Hal itu merupakan tindak pidana yang jauh
lebih serius daripada pelacuran, tambah dari sumber
yang sama.
Sebuah video clip yang telah tersebar di dunia online, menunjukkan polisi tak berseragam tersebut sedang bertanya kepada wanita telanjang yang bersimpuh di lantai mengenai berapa banyak pelacur tersebut ‘melakukannya’. Namun, untuk adegan tarik rambut tidak ada dalam video tersebut.
Sementara menurut polisi Zhengzhou yang
tidak mau disebutkan namanya, menyatakan bahwa kasus
ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Selanjutnya
terdapat polling dari 870 responden dalam sebuah
website berita
yang bekerja sama dengan agen investigasi China,
menyebutkan bahwa 57 persen menentang publikasi foto
dengan alasan “Pelacur juga memiliki hak
asasi”. Sedangkan 35 persen lainnya lebih
menentang metode polisi dan juga menyalahkan publikasi
dari media.
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

