Gile, Group Dukung Perkosaan Berkeliaran di Facebook

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Kepala kampus elit dimana semua mahasiswanya berjenis kelamin pria, telah menduga bahwa mahasiswanya telah membuat sebuah group pro pemerkosaan (pro-rape) di Facebook, dan kini pihak universitas tersebut menyatakan tidak akan campur tangan mengenai masalah ini. Halaman di Facebook yang berjudul "Define Statutory", yang dibuat oleh kebanyakan mahasiswa laki-laki St Paul College yang ada di at Sydney University tersebut, diketahui masih masih terbuka untuk profile dan membership public dan tertampil di halaman personal Facebook milik salah satu mahasiswa.

Padahal diketahui sebelumnya halaman itu telah ditutup, namun berjalan kembali dari Agustus hingga bulan lalu. Menurut juru bicara St Paul College, Warden Rev’d Canon Ivan Head, halaman Facebook tersebut telah ‘keluar dari radar’ situs untuk staff College dan tidak akan direspon hingga timbul complain. Mereka mendeskripsikan halaman Facebook sebagai status policy yang bersih dan terpisah dari aturan kampus, tambahnya.

Rev’d Head menambahkan kampus memegang semua bentuk penyimpangan seksual, perkosaan ataupun adanya bentuk atau bukti hasutan yang mengarah pada perkosaan dan menjadi hal yang memalukan. Sementara Dr Michael Spence, Vice Chancellor University of Sydney menyatakan bahwa pihaknya merasa terkejut akan berita ini, dan akan segera menindaklanjuti kasus ini.

“Seharusnya tidak ada proteksi untuk adanya siswa yang melaggar peraturan. Mereka harus bertanggung jawab atas aksi mereka dan akan dikenai ancaman, seperti member lain dalam komunitas mereka.” tutur Spence. Baik kepolisian NSW bagian criminal seksual dan kepala NSW bagian pusat krisis perkosaan, telah mengutuk halaman tersebut di Facebook.



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker