Newsletter
Voting: maret2010
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Kepala kampus elit dimana semua mahasiswanya berjenis kelamin pria, telah menduga bahwa mahasiswanya telah membuat sebuah group pro pemerkosaan (pro-rape) di Facebook, dan kini pihak universitas tersebut menyatakan tidak akan campur tangan mengenai masalah ini. Halaman di Facebook yang berjudul "Define Statutory", yang dibuat oleh kebanyakan mahasiswa laki-laki St Paul College yang ada di at Sydney University tersebut, diketahui masih masih terbuka untuk profile dan membership public dan tertampil di halaman personal Facebook milik salah satu mahasiswa.
Padahal
diketahui sebelumnya halaman itu telah ditutup, namun
berjalan kembali dari Agustus hingga bulan lalu.
Menurut juru bicara St Paul College, Warden Rev’d
Canon Ivan Head, halaman Facebook tersebut telah
‘keluar dari radar’ situs untuk staff
College dan tidak akan direspon hingga timbul complain.
Mereka mendeskripsikan halaman Facebook sebagai status
policy yang bersih dan terpisah dari aturan kampus,
tambahnya.
Rev’d Head menambahkan kampus memegang
semua bentuk penyimpangan seksual, perkosaan ataupun
adanya bentuk atau bukti hasutan yang mengarah pada
perkosaan dan menjadi hal yang memalukan. Sementara Dr
Michael Spence, Vice Chancellor University of Sydney
menyatakan bahwa pihaknya merasa terkejut akan berita ini, dan
akan segera menindaklanjuti kasus ini.
“Seharusnya tidak ada proteksi untuk
adanya siswa yang melaggar peraturan. Mereka harus
bertanggung jawab atas aksi mereka dan akan dikenai
ancaman, seperti member lain dalam komunitas
mereka.” tutur Spence. Baik kepolisian NSW bagian
criminal seksual dan kepala NSW bagian pusat krisis
perkosaan, telah mengutuk halaman tersebut di
Facebook.
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

