Ringtone Asyik, Kondom Oh Kondom

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 03July2009

Situs apakah yang Anda buka pertama kali setiap terhubung dengan Internet?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Kondom, nama benda yang mungkin masih dianggap tabu di Indonesia, walaupun kondom pernah ikut masuk dalam casing kaset salah seorang artis penyanyi Indonesia. Namun, untuk India, kondom malah dijadikan ringtone ponsel. Ringtone dengan lirik kondom dinyanyikan secara acapella oleh penyanyi professional dari India, dan menyebutkan kata kondom bahkan hingga lebih dari 50 kali.

Menurut Yvonne MacPherson, direktur BBC World Service Trust India, lagu ringtone kondom tersebut diluncurkan untuk kampanye seks dan anti HIV di kalangan masyarakat luas. Hal ini dikarenakan ada sekitar 2 juta orang di India yang terkena HIV. MacPherson mengungkapkan bahwa pihaknya berharap dengan adanya nada dering atau ringtone bertema kondom ini dapat membuat masyarakat khususnya di India agar lebih berhati-hati dengan HIV dan menjadi sadar dengan seks yang aman.

Kampanye seks ini terbilang unik, terbukti telah mengundang simpatisan anti HIV dan pengamat kesehatan untuk menciptakan diskusi yang lebih panjang mengenai seks yang aman. Menurut MacPherson, kondom dibuat untuk kesehatan, jadi bukan hal yang tabu ketika memakainya. MacPherson menambahkan pihaknya mempopulerkan kondom dalam ringtone untuk menghapuskan kesan negative dari penggunaan kondom, seperti seks komersial dan HIV.



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang Bisnis : Pasang Iklan :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker