Apple Mengakui Beberapa Masalah Installasi Leopard

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: Oktober 2008

Fasilitas handphone terpenting?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Dalam minggu ini Apple memposting sejumlah dokumen ke dalam situs web untuk menanggapi masalah ‘blue screen’ yang menimpa para pengguna Mac yang ingin meng-upgrade Sistem Operasi-nya menjadi Max OS X Leopard.

Dalam sebuah forum diskusi Apple mengenai permasalahan ini dikemukakan bahwa rata-rata kejadian ini terjadi ketika proses installasi hampir mendekati selesai dan user mencoba me-restart komputer mereka. Layar menjadi biru atau dalam istilah biasa disebut ‘blue screen’, dan cukup mengundang kekhawatiran karena jika diperbandingkan dalam istilah bahasa Windows hal ini sering dianggap sebagai ‘blue screen of death’ yang biasa terjadi jika Windows rusak.

Lebih lanjut Apple mengatakan bahwa bisa jadi permasalahan ini terkait dengan peningkatan aplikasi software dan dalam sebuah artikel ComputerWorld mengidentifikasi ‘Unsanity’s APE Software’ sebagai sumber dari semua permasalahan ini. Aplikasi Unsanity ini sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan para pengguna Mac untuk mengkostumisasi penampilan dari Mac OS. Dari pihak Unsanity sendiri menanggapi pernyataan ComputerWorld ini dengan mengatakan bahwa masalah tersebut mungkin terjadi karena pemakaian versi APE yang diproduksi sebelum Apple berganti memakai chip Intel.

Namun hal lain yang kemudian menjadi masalah adalah pemberitaan di Apple’s Support Forum bahwa permasalahan serupa juga menimpa para pengguna Mac yang tidak menginstall APE software. Jadi nampaknya permasalahan ini terjadi bukan semata oleh karena kesalahan pihak ketiga. Dari pihak Apple merekomendasikan dua macam solusi untuk mengatasi masalah ini. Yang pertama adalah bagi pemakai baru, pemakai harus menginstal kembali Leopard memakai metode ‘Archive and Install’. Sedangkan yang kedua bagi para pemakai Mac yang telah mengalami permasalahan ini dapat mencari solusi lain yang melibatkan beberapa baris perintah untuk mengatasi masalah ini. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada forum diskusi support Apple.



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker