Adobe Rilis Flash Player 64-Bit di Linux

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Berawal dari permintaan tanggapan dari fans open source, maka Adobe System berencana untuk merilis teknologi Flash Player versi alpha untuk diaplikasikan di dalam software Linux 64 bit. Linux telah sangat cepat berkembang dibandingkan Windows atau Mac OS X, terutama untuk support dengan processor 64 bit, karena pengembang Linux yang friendly, mampu untuk melakukan compile software hasil pengembangan mereka, sehingga lebih mudah untuk pengembangan secara teknisnya.

Namun, masalah utama terletak pada kelemahan user yang hanya bisa menggunakan program plug-in Flash 32 bit, yang berarti user hanya dapat menggunakan browser Firefox versi 32 bit. Untukitu, Adobe System berencana untuk meluncurkan software Flash Player versi alpha tersebut di konferensi Adobe Max, di San Fransisco. Menurut rencana Adobe sebelumnya, software Flash Player versi alpha 64 bit akan hadir di system operasi yang baru, namun fans Linux adalah yang pertama dan paling banyak vocal mengeluarkan hasrat mereka untuk teknologi open source tersebut.

“Peluncuran Flash Player versi alpha 64 bit di Linux ini adalah langkah pertama dalam pengembangan rencana Adobe untuk membuat pengembangan Adobe Flash Player 64 bit cross platform. Untuk itu, kami memilih system operasi Linux sebagai initial platform hasil respon permintaan dari public setelah dikabarkan adanya bug di Flash Player dan system management yang mengungkapkan bahwa distro Linux tidak bisa bekerja di browser 32 bit. Dengan adanya pre-release ini, Flash Player 10 sekarang bisa diaplikasikan di distro Linux 64 bit, sedangkan untuk ke depannya, akan diaplikasikan di Windows dan Mac.“ kata pihak Adobe. (h_n)



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker