iPhone 3G - Bagus, Tapi Tidak Terlalu Bagus untuk Bisnis

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 22Oktober2008

Darimana ANDA tahu tentang Beritanet.com?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    
    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Setelah beberapa bulan berspekulasi, Apple akhirnya meluncurkan next-generation dari smartphone iPhone 3G, yang menggambarkan bahwa Apple siap untuk terjun di dalam bisnis dunia mobile. Tapi mungkinkah iPhone 3G ini menyaingi perangkat lain yang lebih dulu popular?

Kembali ke Maret lalu, saat Apple mengumumkan akan membeli lisensi dari teknologi Microsoft’s ActiveSyn yang dapat digunakan untuk pertukaran data email, kontak, dan kalender dengan menggunakan media wireless antar pengguna iPhone. Ini merupakan langkah besar dari segi bisnis, tetapi karena fungsionalitas tersebut hanya dapat digunakan untuk iPhone 2.0, yang mana hal tersebut akan terwujud ketika iPhone 3G memasuki pasaran pada 11 Juli nanti. Apple juga menambahkan sedikit tambahan untuk bagian jaminan keamanan untuk pengguna yang akan datang bersamaan dengan dukungan lainnya.   

Sebetulnya, tidak terlalu banyak perubahan dari segi keamanan. Mungkin Apple mengatakan bahwa software dari iPhone 3G akan mendukung Cisco IPsec VPN (virtual private network) untuk melakukan enskripsi akses bagi jaringan yang saling terhubung. Tetapi hanya hal tersebut yang kita ketahui, sementara itu pihak Apple sendiri tidak memberikan kejelasan lebih lanjut, tetapi jika mungkin kemampuan remote management juga akan ditambahkan, termasuk remote device wipe dan password enforcement.

Pihak perusahaan sendiri tidak menyebutkan apapun tentang bagaimana cara untuk menangani troubleshoot dan memberikan solusi bagi pengguna iPhone untuk permasalahan hardware atau software. Dan siapa (service center) yang akan dipanggil  jika para pengguna menemukan permasalahan yang tidak dapat mereka selesaikan sendiri?

Dan jika iPhone Calendars tidak bekerja, atau email terhapus? Siapa kah yang harus menanganinya, Apple? Ataukah Microsoft? Hingga saat ini pertanyaan ini belum terjawab. Apple mungkin membuat kemajuan dengan menambahkan segi keamanan untuk iPhone, tetapi ini masih terlalu jauh untuk mendapatkan kepercayaan dari para pebisnis, atau menjadi perangkat alternative dari BlackBerry atau Windows Mobile.


Penulis : Jonh Fredrik Ulysses
FTI - Universitas Atmajaya



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker