Chip Dalam Biometric Passport Dapat Digandakan Dalam Waktu 1 Jam

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 12Desember2008

Di kota mana event besar beritanet selanjutnya diadakan?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Passport baru yang didalamnya terdapat microchip yang didesain untuk perlindungan terhadap pencuri dapat dengan mudah dipalsukan. Pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bagaimana informasi pribadi dapat digandakan dan dimanipulasi dalam satu jam sebelum dimasukkan ke chip yang baru, berikut laporan The Times.

Surat kabar tersebut menunjukkan “masalah keamanan” dalam sistem passport dengan meminta seorang peneliti untuk menggandakan chip ke dalam 2 buah passport negara Inggris dan menanamkan image digital milik Osama bin Laden dan pelaku bom bunuh diri. Chip yang telah diubah tersebut kemudian dideteksi dan dinyatakan asli oleh software pembaca chip yang digunakan oleh UN agency, organisasi yang mengatur standar e-passports. Pengujian menunjukkan biometric palsu dapat dimasukkan dalam passport kosong, selain itu, The Times mengingatkan tentang kejadian mengenai hilangnya 3000 passport kosong minggu kemarin.

Layanan identitas diri dan passport, Home Office yakin bahwa passport Biometric milik negara Inggris merupakan salah satu passport paling aman, dan tidak ada yang dapat memodifikasi atau merubah informasi didalam chip, jikapun bisa, maka akan terlihat di software reader.

Pengujian yang dilakukan oleh The Times dan dipimpin oleh Jeroen van Beek, pakar keamanan dari Amsterdam university, melakukan pengujian dengan menggunakan software buatan Van Beek sendiri, dimana kode programnya sudah tersedia untuk umum, card reader dan chip frekuensi radio. Dalam satu jam, Van Beek dapat menggandakan dan mengubah chip sehingga siap di tanamkan ke dalam passport.

Van Beek mengatakan,“Kami tidak mengklaim bahwa para teroris akan dengan mudah melakukannya pada semua passport hari ini ataupun besok. Namun, dengan adanya pengujian tersebut, akan meningkatkan perhatian ke masalah keamanan dimana butuh dibahas di forum yang lebih luas dan dalam jalur terbuka.”

Oleh : Arief Lukman
FTI - Universitas Atma Jaya



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker