Newsletter
Voting: 12Desember2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Passport baru yang didalamnya terdapat microchip yang didesain untuk perlindungan terhadap pencuri dapat dengan mudah dipalsukan. Pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bagaimana informasi pribadi dapat digandakan dan dimanipulasi dalam satu jam sebelum dimasukkan ke chip yang baru, berikut laporan The Times.
Surat kabar tersebut menunjukkan
“masalah keamanan” dalam sistem passport
dengan meminta seorang peneliti untuk menggandakan chip
ke dalam 2 buah passport negara Inggris dan menanamkan
image digital milik Osama bin Laden dan pelaku bom
bunuh diri. Chip yang telah diubah tersebut kemudian
dideteksi dan dinyatakan asli oleh software pembaca
chip yang digunakan oleh UN agency, organisasi yang
mengatur standar e-passports. Pengujian menunjukkan
biometric palsu dapat dimasukkan dalam passport kosong,
selain itu, The Times mengingatkan tentang kejadian
mengenai hilangnya 3000 passport kosong minggu
kemarin.
Layanan identitas diri dan
passport, Home Office yakin bahwa passport Biometric
milik negara Inggris merupakan salah satu passport
paling aman, dan tidak ada yang dapat memodifikasi atau
merubah informasi didalam
chip, jikapun bisa, maka akan terlihat di software
reader.
Pengujian yang dilakukan oleh The
Times dan dipimpin oleh Jeroen van Beek, pakar keamanan
dari Amsterdam university, melakukan pengujian dengan
menggunakan software buatan Van Beek sendiri, dimana
kode programnya sudah tersedia untuk umum, card reader
dan chip frekuensi radio. Dalam satu jam, Van Beek
dapat menggandakan dan mengubah chip sehingga siap di
tanamkan ke dalam passport.
Van Beek
mengatakan,“Kami tidak mengklaim bahwa para
teroris akan dengan mudah melakukannya pada semua
passport hari ini ataupun besok. Namun, dengan adanya
pengujian tersebut, akan meningkatkan perhatian ke
masalah keamanan dimana butuh dibahas di forum yang
lebih luas dan dalam jalur terbuka.”
Oleh : Arief Lukman
FTI - Universitas
Atma Jaya
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

