Prakiraan Cuaca Besok
Email kan kepada kawan anda
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Dalam hidup ada sebuah peraturan sederhana “do or don’t”, ada hal yang perlu kita lakukan atau bahkan tidak sama sekali. Kadang kita menganggap ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam hidup, yang memang dianggap penting dan benar-benar akan mempengaruhi hidup. Tentunya kita mengharapkan manfaat atau keuntungan dari hal tersebut. Namun kita terlalu takut mengambil resiko. Takut gagal dalam menentukan sebuah pilihan yang tepat, antara perlu dan tidak perlu. Lalu, bagaimana kita bisa membedakannya? Supaya kita bisa mendapatkan pilihan yang paling tepat? Supaya kita bisa mendapatkan apa yang diinginkan? Berikut adalah langkah yang bisa dilakukan.
1. Jangan takut untuk
mencoba
Pada awalnya hal yang sebenarnya
tidak perlu dilakukan memiliki peluang yang sama untuk
terjadi dengan hal yang perlu untuk dilakukan. Peluang
itu ada dan pasti terjadi ketika kita lengah dan tanpa
sadar melakukannya. Maka ketika kita salah menentukan
pilihan dan menemui kegagalan hal itu menjadi wajar dan
bisa saja terjadi karena manusia memang tidak sempurna.
Sehingga tidak ada salahnya untuk terus mencoba. Karena
dengan mencoba terus, kita dapat memperkecil peluang
untuk gagal dan melakukan kesalahan. Seperti belajar
naik sepeda, kalau Anda tidak mencoba terus dengan
segala konsekuensinya, jatuh, memar-memar, keseleo,
Anda tidak akan bisa menaikinya. Ketika cara yang
satunya menemui kegagalan coba cari cara yang lain
sampai bisa. Karena dari proses belajar tersebut Anda
berpindah posisi dari tidak bisa menjadi bisa.
“No pain no gain” jika sudah takut akan
resikonya Anda tidak akan bisa mendapatkan apa yang
Anda inginkan.
2. Belajar dari
kesalahan
Hasil yang ditimbulkan oleh hal
yang memang tidak perlu terjadi adalah sebuah
kesalahan. Maka wajar untuk berbuat salah, kita tidak
perlu menghindarinya karena pasti terjadi dan pada
akhirnya kita akan belajar dari kesalahan. Sanggup
menerima kesalahan diri sendiri dan belajar dari
kesalahan tersebut adalah hal yang perlu dilakukan.
Belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dan
belajar untuk menyelesaikan masalah yang muncul dari
kesalahan itu. Hal itu adalah sebuah proses belajar
dalam hidup. Dari kesalahan tersebut kita akan semakin
dapat melihat garis batas yang jelas antara “do
or don’t”.
3. Belajar
dari kesalahan orang lain
Ada pepatah
yang mengatakan orang yang bodoh tidak pernah belajar
dari kesalahan, orang yang pintar belajar dari
kesalahan sedangkan orang yang bijak belajar dari
kesalahan orang lain. Dari pepatah inilah orang bijak
berpikir jauh lebih maju dari yang lain. Ketika orang
lain melakukan kesalahan, mereka belajar dari kesalahan
orang lain supaya tidak dilakukan. Mereka benar-benar
memikirkan hal yang memang perlu dilakukan dan yang
tidak perlu untuk dilakukan bahkan kalau perlu
mengamati tindakan, bermanfaat atau tidak untuk
dilakukan. Dari sini dapat dilihat pentingnya berpikir
sebelum bertindak. Karena dalam setiap tindakan
memiliki efek samping yang berbeda. Kita harus
menyadari konsekuensi untuk setiap tindakan yang
dilakukan supaya efektif dan memiliki kualitas yang
kita inginkan.
Marilah kita mencoba untuk bersikap lebih bijak. Karena dengan bersikap bijak kita akan lebih tenang dalam menyelesaikan masalah dan lebih tepat dalam menentukan pilihan. Mulailah untuk introspeksi diri kesalahan apa yang dilakukan sebelum menyalahkan orang lain. Belajarlah dari kesalahan orang lain dan jadilah orang yang lebih baik dari sekarang.
Oleh : Oki Putra Darmawan
Content Contest 2008 © beritaNET.com
Email kan kepada kawan anda
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Berikan komentar
Komentar (3 dimuat)
-
Ditulis oleh Rizal, 16 Mei, 2008 06:26:35Segala tindakan pasti beresiko, oleh karena itu jangan takut bertindak apabila sudah diperhitungkan dengan masak untuk mendaptkan resiko paling kecil
-
Ditulis oleh TS'1st manager, 12 Mei, 2008 03:35:23







Muka |

