Newsletter
Voting: 12Desember2008
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
“Pengetahuan tidaklah cukup. Kita harus
benar-benar mengaplikasikannya.”, ungkap Alia
Sabur, seorang gadis berusia 19 tahun yang telah
mencontoh seorang professor terkenal Johann Wolfgang
von Goethe. Alia Sabur adalah gadis muda yang telah
mengukir sejarah kehidupan dengan menyandang gelar
professor termuda.
Berbekal pengetahuan dan
kebijaksanaan yang luar biasa, Sabur mengungkapkan
ambisinya pada minggu lalu kepada Today, sebuah acara
TV pagi yang dipandu oleh Ann Curry, bahwa pengetahuan
adalah kekuatan, terutama bila kita mampu membaginya
kepada orang lain.
“Saya sangat
menikmati pekerjaan saya sebagai seorang dosen
sekaligus professor. Saya merasa telah membuat
perbedaan, sama seperti Anda juga. Tidak hanya apa yang
bisa Anda lakukan, tetapi Anda dapat membuat orang lain
menciptakan perubahannya sendiri.”, ungkap Sabur
bersemangat.
Alia Sabur (19) berasal dari Northport, New York, mulai dapat berbicara ketika baru berumur 8 bulan, dan telah menyelesaikan sekolah dasar pada umur 5 tahun. Sabur mulai kuliah pada umur 10 tahun, kemudian pada umur 14 tahun dia lulus dari Universitas Stony Brook dan menyandang gelar sarjana ilimu matematika dengan prestasi cum laude. Hal ini menjadikan dirinya sebagai wanita termuda yang bergelar sarjana dalam sejarah USA. Kemudian ia melanjutkan ke Universitas Drexel, lalu lulus dengan gelar M.S. dan a Ph.D dalam bidang materials science dan engineering. Lalu Sabur mengawali kariernya dengan memilih profesi dosen. Setelah tiga hari dari ulang tahunnya, 19 February, dia kemudian menjabat sebagai professor yang ikut mengembangkan nanotubes untuk ponsel yang dapat menangani penyakit, di Universitas Konkuk, Korea Selatan.
Alia Sabur juga telah masuk ke dalam
Guinness Book of World Records, mengalahkan rekor
sebelumnya yakni Colin Maclaurin tahun 1717. Sabur juga
dapat bermain musik clarinet dengan iringan orchestra
pada waktu usia 11 tahun. Tetapi ada hal yang tidak
bisa ia lakukan yakni bermain basket dan menulis
terlalu lama.(h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com




Muka |

