Prakiraan Cuaca Besok
Email kan kepada kawan anda
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Kekahawatiran akan resesi di Amerika akhirnya dapat diatasi dengan menguatnya dollar Amerika terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di dunia. Penguatan terhadap nilai mata uang dollar Amerika ini disebabkan oleh naiknya data penjualan ritel di Amerika. Sekitar pukul 2200 GMT, euro berada pada 1,4573 dolar, turun dari 1,4578 dolar pada akhir Selasa di New York, demikian dilaporkan Antara hari ini. Sedangkan terhadap Yen, dollar diperdagangkan pada kisaran 108,30 yen, naik dari 107,20 yen pada Selasa.
Andrew Busch, seorang analis BMO Capital Markets mengatakan, "Setelah data penjualan ritel Amerika Serikat lebih baik dari perkiraan, dolar mixed terhadap sebagian besar mata uang utama, kemudian rally menutup aksi jual kemarin".
Lebih lanjut
Pemerintah Amerika Serikat mengatakan awal Rabu,
penjualan ritel naik 0,3 persen pada Januari, karena
aktivitas perbelanjaan tak terduga rebound, meski meski
kekhawatiran pertumbuhan ekonomi meluas.
Dalam
perdagangan terakhir di New York, AFP melaporkan,
poundsterling berada pada 1,9630 dolar, naik dari
1,9595 dolar pada Selasa. Dolar juga diperdagangkan
pada 1,1081 franc Swiss, naik dari 1,1023 franc.
(./dna)
Email kan kepada kawan anda
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com







Muka |

