Jika Pegawai AMD Curi Data Rahasia Intel

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: februari2010

Berapa nilai desain layout BeritaNet.com dengan skala 1 sampai 5?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel Menurut The Boston Globe, menyatakan pada Jumat lalu, bahwa FBI telah menangkap seorang enginer atas tuduhan pencurian rahasia dagang dari Intel, tempat dia bekerja sebelumnya, setelah kini dia menduduki sebuah posisi di rival Intel, AMD (Advanced Micro Devices). FBI telah menemukan bukti di rumah Biswahoman Pani di Worcester, Massachusetts, negara bagian Amerika Serikat., pada 1 Juli lalu. Bukti tersebut berupa 100 halaman dari dokumen rahasia milik Intel, termasuk 13 file top secret berupa desain chip processor masa depan.

Pani telah mengundurkan diri dari Intel pada bulan Mei lalu, dan mulai bekerja di AMD sejak 2 Juni, ketika dia masih memiliki akses ke laptop Intel miliknya dan jaringan computer perusahaan. Dalam sebuah pernyataan tertulis yang sah dari laporan FBI menyatakan bahwa Pani telah mengumpulkan informasi yang sensitive dan rahasia dari Intel untuk membuat kompetisi penilaian hasil kerjanya di tempat barunya.

Pani mengaku selama interview pada tanggal 23 Juli dengan FBI, bahwa ia mengumpulkan berkas tersebut hanya karena rasa ingin tahu dan karena ia membantu istrinya, yang juga pegawai Intel, untuk menyiapkan transfer data ke project Intel yang baru.

Sementara itu, pihak Intel telah meminta FBI dan Departmen Keadilan U.S untuk tidak campur tangan terlebih dahulu, sebelum Intel melakukan penyelidikan mengenai kebenaran pekerjaan Pani di AMD dari pegawai Intel lainnya. FBI mengungkapkan bahwa tidak ada bukti apakah AMD mengetahui atau bahkan telah mendorong aksi Pani ataupun menerima file penting Intel, karena Pani sendiri juga baru saja mengundurkan diri dari AMD. Untuk itu, FBI kemudian masih menahan passport Pani, dan belum memenjarakan Pani. Sementara representative dari AMD belum dapat memberikan komentar apapun. (h_n)



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker