Posted: 02 Desember 2009 13:17:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 1060 kali

Nokia, vendor mobile phone maker terbesar di dunia telah menuntut Samsung Electronics Co., LG Display Co., AU Optronics Corp dan manufacturer lain dari display liquid-crystal karena klaim mereka yang berkolusi untuk memperbaiki harga. Tuntutan tersebut dimasukkan dalam pengadilan federal San Fransisco tanggal 25 November. Tuntutan ini juga pernah disampaikan kepada AT&T Inc. di bulan lalu di pengadilan yang sama melawan para manufacturer LCD.
Nokia menuduh Samsung, pencipta display LCD terbesar di dunia, dan lebih dari 6 display maker atas konspirasi menaikkan harga display di atas level dalam kompetisi market. Nokia melihat kerusakan yang tidak jelas dan berusaha untuk menghentikan kolusi tersebut. “Display LCD maker telah lama bekerja sama dengan handset wireless mobile Nokia. Konspirasi tersebut otomatis menaikkan harga LCD yang dibeli Nokia, dan menyebabkan Nokia harus membayar lebih mahal.” ungkap Nokia.
LG Display, display LCD maker terbesar kedua di dunia, Chunghwa Picture Tubes, dan Sharp Corp, ketiganya yang disebutkan dalam tuntutan setuju untuk membayar denda dari tuntutan yang diajukan sebesar $585 juta. Walaupun begitu, pihak LG Display yang diwakili Kim Chang Dong, mengaku belum menerima kabar tuntutan ini. Sementara Samsung, diwakili oleh James Chung, belum berkomentar dan mengaku belum menerima complain apapun. Sementara jubir AU Optronics, Yawen Hsiao, menyatakan belum berkomentar akan kasus ini.
Komentar Anda