Nokia Tuduh Samsung dan LG Lakukan Konspirasi

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Nokia, vendor mobile phone maker terbesar di dunia telah menuntut Samsung Electronics Co., LG Display Co., AU Optronics Corp dan manufacturer lain dari display liquid-crystal karena klaim mereka yang berkolusi untuk memperbaiki harga. Tuntutan tersebut dimasukkan dalam pengadilan federal San Fransisco tanggal 25 November. Tuntutan ini juga pernah disampaikan kepada AT&T Inc. di bulan lalu di pengadilan yang sama melawan para manufacturer LCD.

Nokia menuduh Samsung, pencipta display LCD terbesar di dunia, dan lebih dari 6 display maker atas konspirasi menaikkan harga display di atas level dalam kompetisi market. Nokia melihat kerusakan yang tidak jelas dan berusaha untuk menghentikan kolusi tersebut. “Display LCD maker telah lama bekerja sama dengan handset wireless mobile Nokia. Konspirasi tersebut otomatis menaikkan harga LCD yang dibeli Nokia, dan menyebabkan Nokia harus membayar lebih mahal.” ungkap Nokia.

LG Display, display LCD maker terbesar kedua di dunia, Chunghwa Picture Tubes, dan Sharp Corp, ketiganya yang disebutkan dalam tuntutan setuju untuk membayar denda dari tuntutan yang diajukan sebesar $585 juta. Walaupun begitu, pihak LG Display yang diwakili Kim Chang Dong, mengaku belum menerima kabar tuntutan ini. Sementara Samsung, diwakili oleh James Chung, belum berkomentar dan mengaku belum menerima complain apapun. Sementara jubir AU Optronics, Yawen Hsiao, menyatakan belum berkomentar akan kasus ini.



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker